BRI Siap Layani Pembayaran Premi BPJS Kesehatan

NERACA

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengaku siap melayani penerimaan dan pembayaran premi iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Direktur Bisnis Kelembagaan BRI Asmawi Syam mengatakan, kesiapan perseroan ini lantaran memiliki lebih dari 9.300 unit kerja BRI dan 14.600 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, perseroan juga telah menyiapkan beberapa hal di antaranya sosialisasi, di mana BRI mempunyai kewenangan menerima dan mengelola premi BPJS. Kemudian, BRI kini telah menggunakan teknologi informasi AS 400 Power Seven, yang baru digunakan oleh empat bank di dunia termasuk BRI.

“Dengan teknologi ini, kami menjamin aksesbilitas dan akuntabilitas data yang akurat. Satu data center di Bali dan dua data center di Jakarta yang secara online digunakan bersamaan. Dengan begitu, di mana pun peserta nanti membayarkan iurannya, data real time akan langsung masuk ke Askes,” imbuh Asmawi di Jakarta, kemarin.

Sementara fasilitas BRI Virtual Account (BRIVA) merupakan satu-satunya virtual account perbankan dengan sistem real time online, sehingga seluruh pembayaran premi peserta BPJS melalui Virtual Account dapat langsung tercatat secara real time online di sistem kepesertaan BPJS Kesehatan.

Direktur Utama Askes Fachmi Idris, menambahkan BPJS Kesehatan merupakan perintah undang-undang yang harus dijalankan. Oleh karena itu, pihaknya tengah menyiapkan dengan baik dalam menyambut BPJS Kesehatan. Salah satunya sosialisasi tentang BPJS dan kepesertaannya.

Dalam undang-undang tidak ada larangan untuk BPJS , baik itu badan maupun dana program, untuk diinvestasi dan investasi paling aman adalah fee base income yang nantinya lebih banyak ke deposito. “Kami berharap ada benefit (keuntungan) dari kerja sama ini yakni sosialisasi bersama. Kami berharap dapat menerima dana premi dengan mudah. Kami memilih BRI menjadi mitra karena mereka memiliki chanel yang paling luas hingga kepedesaan,” ungkap Fachmi.

Sebagai informasi, saat ini Askes melayani lebih dari 16,4 juta peserta, yang terdiri atas PNS aktif, pensiunan, dan veteran TNI dan Kepolisian dan nanti akan melayani sekitar 125 juta peserta atau naik 760%, dan ditargetkan akan mencapai 250 juta peserta pada 2019 mendatang.

Dari sejumlah peserta dari pegawai pemerintah itu, jumlah premi Askes mencapai angka Rp4 triliun. Selain untuk mempermudahkan pengawasan dan pemantauan terhadap kegiatan pengelolaan keuangan Askes serta mempermudah penerimaan iuran, BRI juga siap fasilitas Cash Management system, dan diharapkan dengan sistem tersebut BRI dapat meraup keuntungan fee base income,hal tersebut tergambar meski tidak dijelaskan secara terbuka oleh BRI. [retno]

Related posts