Askes Gandeng 259 RS Swasta

Jumat, 01/07/2011

Askes Gandeng 259 RS Swasta

NERACA

Jakarta – PT. Askes (Persero) terus menambah kerjasama dengan rumah sakit swasta. Hal ini guna mengoptimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu hal ini menambah banyak pilihan masyarakat, sehingga tak berobat ke rumah sakit pemerintah saja. “Melalui kerja sama ini maka peserta Askes memiliki banyak pilihan berobat, tak hanya di RS pemerintah saja,” kata Dirut PT Askes, Direktur Utama PT Askes, I Gede Subawa kepada wartawan usai menandatangani kerja sama dengan 4 Rumah Sakit (RS) Swasta pada Kamis (30/6) siang di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta.

Adapun 4 RS tersebut, antara lain, Siloam Hospital, RS Awal Bros, RS Stella Maris, dan RS Medika BSD. Dengan penambahan 4 RS Swasta itu, maka total ada 259 RS Swasta yang bekerjasama dengan Askes. Total rumah sakit yang digandeng Askes adalah 895 Rumah Sakit. Sisanya 481 RS pemerintah, 109 RS TNI, 29 RS Jiwa, dan 17 RS Khusus.

Direktur Utama PT Askes, I Gede Subawa memaparkan kerja sama ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PT Askes untuk mempermudah peserta Askes memperoleh layanan kesehatan. “Ini merupakan tahun kelima Askes dimana para peserta kami menyatakan kepuasannya terhadap layanan Askes. Tiap tahun indeks kepuasan peserta selalu berada di atas level 80%. Bahkan pada tahun 2010 indeks kepuasan peserta mencapai 85,10%,” tuturnya.

Dikatakan Subawa, kerja sama ini bukan berupa pemberian uang dari Askes ke RS. Tapi RS bersedia memberi pelayanan kepada peserta Askes yang berobat di tempatnya. “RS setuju memberikan tarif pelayanan yang terjangkau sesuai kesepakatan dengan PT Askes berdasarkan Permenkes 2011,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RS Stella Maris, dr. Thomas Soharto mengaku pihaknya bersedia menjalin kerja sama dengan PT Askes dikarenakan banyaknya pasien yang berobat di RS sakit tersebut ingin mengunakan layanan Askes dalam pengobatannya. ”Banyak pasien yang menanyakan apakah RS kami menerima klaim Askes. Mungkin untuk meminimalisir pengeluaran biaya mereka,” ungkapnya.

Diakui Stella, Askes merupakan pasar yang sangat besar yaitu berasal dari pegawai negeri sipil (PNS) dan kami melihat PT Askes saat ini konsisten dalam pembayaran klaim,” ujarnya.

Hal tersebut juga diamini Direktur RS Medika BSD dr. Syamsir Daily, dengan kerja sama ini, maka seluruh pasien Askes berhak menerima pelayanan RS ini. Tidak akan ada perbedaan antara pasien Askes dengan pasien lain. “Semua akan mendapatkan pelayanan yang sama. Misalnya, pasien Askes mengambil layanan kelas III, maka ia akan di layani seperti pasien kelas III lain,” terangnya.

Selain menjalin kerja sama dengan RS Swasta, PT Askes juga melakukan penambahan daftar obat yang di tanggung olehnya. Hal ini telah dirumuskan pada pertemuan Nasional Pertimbangan Medik yang menentukan Daftar Plafon Harga Obat (DPHO). Sehingga item obat yang di tanggung PT Askes saat ini menjadi 1619 item, terdiri dari 571 item obat generik dan 1048 item obat branded generik. (vanya)