CNKO Bangun Power Plant Senilai US$ 260 Juta

NERACA

Jakarta - PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) berencana membangun pembangkit listrik dengan kapasitas 2x65 megawatt (MW) di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah dengan nilai investasi sebesar US$260 juta.

Presiden Direktur PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk, Henry H Sitanggang mengatakan pembangunan pembangkit listrik akan mulai pada 2014 kuartal ketiga. \"Investasinya US$260 juta, bersumber dari 30% kas internal dan 70% pinjaman perbankan,\" katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurutnya, pembangkit listik ini akan mulai beroperasi pada kuartal ketika 2016. Sehingga, dengan beroperasi pembangkit listrik tersebut, perseroan mengharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik secara nasional. Lebih lanjut, dia mengatakan pada 2016 kapasitas energi listrik perseroan akan mencapai sebesar 100 MW. Untuk saat ini, baru memiliki kapasitas 2X7 MW di wilayah Pangkalan Bun.

Sebagai informasi, belum lama ini perseroan membagikan dividen kepada pemegang saham dengan total nilai sebesar Rp.16,3 miliar,- atau Rp.3,84,- per lembar saham atau 20%, dari dana cadangan. Ditahun 2012, PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 46% dan EBITDA sebesar 18% dari tahun sebelumnya. EBITDA mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp.145,5 miliar menjadi Rp.171,7 miliar.

Sedangkan penjualan mengalami peningkatan sebesar Rp. 1,515 triliun yaitu dari kegiatan penjualan batubara sebesar Rp. 1,407 Triliun, pendapatan listrik PLTU sebesar Rp.88,2 miliar dan penjualan jasa kepada pihak ketiga sebesar Rp.19,5 miliar, dibandingkan dengan tahun 2011 penjualan sebesar Rp.1,036 triliun yaitu dari kegiatan penjualan batubara sebesar Rp.1,009 triliun, pendapatan listrik PLTU Rp.18,5 miliar dan penjualan jasa kepada pihak ketiga sebesar Rp.8,1 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Lepas 6,2 Juta Saham BSDE - Muktar Widjaja Raup Dana Rp 9,20 Miliar

NERACA Jakarta – Terkoreksinya kinerja keuangan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di 2018, membuat emiten properti ini bekerja keras…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasca Pemilu 2019 - Trafik Layanan Data Ikut Terkerek Naik

NERACA Jakarta – Momentum pemilihan umum (Pemilu) menjadi berkah tersendiri bagi emiten operator telekomunikasi. Pasalnya, trafik layanan data mengalami pertumbuhan…

Pemilu Berjalan Damai - Pelaku Pasar Modal Merespon Positif

NERACA Jakarta – Pasca pemilihan umum (Pemilu) 2019, data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan kemarin menunjukkan respon positif,…

Performance Kinerja Melorot - Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp…