Nipress Kembangakan Baterai Lithium BTS

Produsen baterai lithium pertama di Indonesia, PT Nipress Tbk (NIPS) berencana mengembangkan baterai lithium untuk BTS seluler, “Baterai lithium ini sangat ramah lingkungan. Baterai di BTS yang sekarang itu bisa dicuri, dibakar, tapi kalau lithium enggak begitu, enggak bisa dibakar, didaur ulang dan dipakai timahnya,\"kata Direktur Operasional NIPS, Richard Tandiono di Cileungsi, Bogor kemarin.

Dia mengungkapkan, setidaknya tiga operator besar telah menggunakan baterai produksi Nipress untuk msaing-masing BTS. Diantaranya, Telkomsel, kerja sama XL, dan Indosat. Kendati menawarkan kualitas yang lebih baik, tetapi harga yang ditawarkan masih lebih mahal dibanding baterai yang saat ini telah digunakan BTS.

Selain itu, dia juga mengakui, Telkomsel sudah berkomitmen dengan perseroan untuk menggunakan baterai lithium yang diproduksi NIPS. Sementara, perseroan juga tengah menjajaki langkah kerja sama dengan Indosat, “Dibanding timah hitam lebih mahal empat kali lipat. Telkomsel, dan dengan Indosat sedang penjajakan,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Cara Merawat Baterai Smartphone Biar Awet

Mungkin Anda pernah merasa kesal ketika menggunakan smartphone tiba-tiba ada pemberitahuan 'baterai lemah'. Padahal belum terlalu lama ponsel tersebut dicharger,…

Pasca Gempa, 80% Site BTS Telah Pulih

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah berhasil melakukan pemulihan 80% site BTS layanan seluler pasca bencana gempa yang terjadi di…

Manfaatkan Pertumbuhan Otomotif - Nipress Lepas Saham NEO Ke Johnson Controls

NERACA Jakarta –Meskipun pencapaian kinerja PT Nipress Tbk (NIPSS) tahun 2017 kemarin cukup apik seiring dengan positifnya pertumbuhan otomotif, namun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…