Mengenal Sumatera Selatan Lebih Dekat - Festival Sriwijaya XXI

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung dan mengapresiasi event Festival Sriwijaya XXI yang digelar pada tanggal 3-7 Juli 2013 dan diadakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Provinsi Sumsel merupakan provinsi di Indonesia yang kaya dengan aneka ragam kuliner dan budaya.

Festival ini diikuti seluruh perwakilan pemerintahan kabupaten kota se Sumsel dan berbagai stan-stan ambil bagian dalam acara tahunan ini yang dipusatkan di Kota Palembang. Festival Sriwijaya XXI ini sendiri adalah ajang kenalkanSumatera Selatan lebih dekat.

Pemerintah setempat telah menjadikan pariwisata dan industri kreatif sebagai sektor unggulan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian daerah. Pariwisata merupakan sektor yang memiliki dampak ganda bagi kemajuan ekonomi masyarakat sekitar, melalui pengembangan yang dilakukan dengan serius dapat menguntungkan pihak pengelola, serta masyarakat. Karena, sektor pariwisata memungkinkan penciptaan lapangan kerja baru sehingga meningkatkan pendapatan seseorang.

Kegiatan pariwisata dapat meningkatkan perekonomian masyarakat karena usaha kecil dan menengah semakin berkembang. Biasanya, wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah mencari cindera mata dan makanan khas daerah. Hal ini juga menguntungkan karena ciri khas daerah tersebut semakin dikenal. festival ini juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sehingga dengan dilaksanakannya even ini setiap tahun akan berdampak baik untuk menggerakan perekonomian rakyat.

Sumsel sendiri merupakan Propinsi yang rajin mengadakan berbagai pagelaran, baik itu event olahraga maupun event budaya. Hal ini juga akan berdampak positif bagi promosi daerah. Dengan melaksanakan kegiatan nasional dan internasional, maka tamu dari mancanegara banyak berkunjung.

Pada kesempatan pembukaan Festival Sriwijaya XXI ditampilkan Pempek Raksasa sepanjang lima meter, berbagai jenis pempek yang dipajang dan disusun dari 10 ribu makanan khas tersebut seperti pempek lenjer, pempek adaan, pempek telor kecil dan pempek kapal selam (telor besar) membentuk miniatur Jembatan Ampera. Miniatur Jembatan Ampera dari pempek ini merupakan kreatifitas dari juru masak Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel.

Related posts