BFI Finance Kantungi Pinjaman US$ 80 Juta

Perusahaan pembiayaan kendaraan atau multifinance, PT BFI Finance Indonesia Tbk mendapatkan pinjaman sebesar US$80 juta dari sejumlah bank yang dipimpin Standard Chartered Bank. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (11/7).

Sekretaris Perusahaan PT BFI Finance Indonesia Tbk, Cornellius Henry mengatakan, pinjaman tersebut akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan. Fasilitas pinjaman tersebut berjangka waktu hingga tiga tahun. Standard Chartered Bank bertindak sebagai Mandated Lead Arranger sekaligus sebagai Agen Jaminan dan Standar Chartered Bank Limited sebagai Agen Fasilitas.

Ditahun 2012, PT BFI Finance Indonesia Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih 15,25% per Desember 2012 menjadi Rp490,27 miliar atau Rp321 per saham, jika dibandingkan dengan laba bersih per Desember 2011 sebesar Rp425,38 miliar atau Rp280 per saham.

Disebutkan, pendapatan usaha naik menjadi Rp1,55 triliun dari pendapatan usaha per Desember 2011 yang Rp1,25 triliun. Beban naik menjadi Rp936,94 miliar dari beban usaha di tahun sebelumnya Rp718,87 miliar. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp613,87 miliar, YoY dari Rp529,47 miliar. Total aset perseroan per Desember 2012 mencapai Rp6,57 triliun naik dari total aset per Desember 2011 yang Rp5,30 triliun.

Saat ini BFI memiliki asset lebih dari Rp 6 triliun dengan memiliki lebih dari 100 jaringan cabang di seluruh Indonesia. Selain itu, BFI juga melayani untuk pembiayaan alat berat dan anjak piutang. (bani)

BERITA TERKAIT

BFI Finance Siapkan Dana Rp 335 Miliar - Utang Sebelum Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Perusahaan pembiyaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengungkapkan kesiapan perseroan memenuhi kewajiban pembayaran utang yang akan…

SMGR Akuisisi 80,6% Saham Holcim Indonesia - Kuras Kocek US$ 917 Juta

NERACA Jakarta – Ekspansi bisnis semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) semakin gemuk setelah berhasil sukses mengakuisisi saham…

Link Net Siapkan Dana Rp 451 Miliar - Buyback 75,14 Juta Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Link Net Tbk (LINK) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…