IHSG Ditutup Menguat di Level 4.604

NERACA

Jakarta – Mengakhiri perdagangan Kamis sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 124,578 poin (2,80%) ke level 4.604,222. Sementara Indeks LQ45 melompat 26,444 poin (3,55%) ke level 771,449

Saham-saham bank kelas berat sudah jadi incaran investor sejak pembukaan perdagangan menyusul prediksi dinaikkannya tingkat suku bunga acuan. Indeks sektor finansial memimpin penguatan.

Aksi beli tak hanya dilakukan inevstor domestik tapi juga asing. Transaksi asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp miliar di seluruh pasar. Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 189.666 kali pada volume 5,337 miliar lembar saham senilai Rp 7,514 triliun. Sebanyak 209 saham naik, sisanya 67 saham turun, dan 73 saham stagnan.

Sementara bursa regional ditutup kompak menguat di zona hijau. Aksi beli di saham-saham murah mendorong indeks-indeks melesat tinggi. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 20.000 ke Rp 1,4 juta, Unilever (UNVR) naik Rp 2.250 ke Rp 31.650, Indocement (INTP) naik Rp 1.150 ke Rp 22.950, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 750 ke Rp 8.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 300 ke Rp 7.700, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 26.200, United Tractor (UNTR) turun Rp 150 ke Rp 16.550, dan Nippon Indosari (ROTI) turun Rp 100 ke Rp 7.600.

Perdagangan sesi I, indeks BEI ditutup melesat 108,982 poin (2,43%) ke level 4.587,626. Sementara Indeks LQ45 melompat 22,582 poin (3,03%) ke level 767,587. Indeks sempat menanjak hingga posisi tertingginya di level 4.593,465 berkat aksi beli di saham-saham unggulan tersebut. Saham-saham bank kelas berat memimpin penguatan.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 111.075 kali pada volume 3,152 miliar lembar saham senilai Rp 3,994 triliun. Sebanyak 201 saham naik, sisanya 55 saham turun, dan 64 saham stagnan.

Diawal perdagangan, indeks BEI juga dibuka naik 25,52 poin atau 0,57% ke posisi 4.504,17. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 6,529 poin (0,87%) ke level 751,52, “Indeks BEI berpotensi melanjutkan penguatan seiring dengan perkiraan pelaku pasar terhadap kenaikan BI rate,\" kata analis Samuel Sekuritas, Benedictus Agung. (bani)

BERITA TERKAIT

Ratusan Koperasi di Palembang Terancam Ditutup

Ratusan Koperasi di Palembang Terancam Ditutup NERACA Palembang - Ratusan koperasi di Kota Palembang, Sumatera Selatan tidak beroperasi secara baik…

Aksi Beli Asing Lanjutkan Penguatan IHSG

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/11) melanjutkan penguatannya dengan ditutup lebih…

Optimisme Investor Dongkrak Laju IHSG

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (14/11), ditutup melanjutkan penguatan seiring optimisme investor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…