Genjot Produksi CB150R, AHM Siapkan Rp 40 M

Sektor Otomotif

Jumat, 12/07/2013

NERACA

Jakarta - Melejitnya penjualan motor sport keluaran PT Astra Honda Motor (AHM), CB150R yang mencatatkan kontribusi besar bagi penjualan sebesar 11-16%, agen pemegang merek (APM) motor Honda di Tanah Air ini berencana menambah kapasitas produksi motor berkapasitas mesin 150 cc tersebut, dengan menyiapkan dana hingga Rp 40 miliar.

Wakil Manajer Umum Divisi Penjualan PT AHM Thomas Wijaya mengatakan, penambahan kapasitas pabrik di daerah Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara itu merupakan salah satu target terbesar AHM untuk memenuhi kebutuhan permintaan yang tinggi dari konsumen terhadap produk CB150R pada semester pertama.

Baca juga: Samsung Jadikan Indonesia Basis Produksi Level Global

"Kami menaikkan produksi CB150R dari 500 menjadi 800 unit per hari untuk mempercepat kelancaran pasokan," ujar Thomas saat acara Buka Puasa Bersama, Informasi Mudik & Balik Bareng Honda di Restoran Kembang Goela, Jakarta, Rabu (10/7).

Dipaparkannya, pada semester pertama tahun ini, penjualan motor sport CB150R naik menjadi 12.000-13.000 unit per bulan. Dengan tren tersebut, sambungnya, mulai Juli sampai akhir tahun, produksi akan ditingkatkan menjadi 19.000-20.000 unit per bulan.

Menurut Thomas, perluasan kapasitas pabrik dengan nilai investasi senilai Rp40 miliar tersebut bisa mendorong kapasitas produksi motor sport ini sebesar yang selama ini memberikan kontribusi terhadap pasar produk AHM sebesar 11-16%.

Baca juga: Dirjen: 10% Total Produksi Benih akan Ditebar ke Alam - Perikanan Budidaya

Berdasarkan data penjualan AHM pada Januari-Juni 2013 tercatat penjualan motor sportmencapai 180.293 unit atau 35,06% dari total penjualan keseluruhan produk sepeda motor di Indonesia sebanyak 514.707 unit. Sementara Yamaha menguasai 50,6 % pangsa pasar atau 260.557 unit.

Layani Pemudik

Di tempat yang sama, General Manager Honda Customer Cara Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati mengungkapkan di tahun ini produsen sepeda motor, PT Astra Honda Motor (AHM) menargetkan bisa memberangkatkan sekitar 2,400 orang pemudik pada musim Lebaran tahun ini. Perusahaan juga menargetkan bisa mengirimkan sebanyak 1,200 sepeda motor merek Honda yang akan dibawa pulang pemudik kali ini.

Baca juga: Kemenperin Siapkan Langkah Dorong Konsumsi Karet Alam - Produktivitas 3 Juta Ton Lebih Setahun

Istiyani mengatakan, kegiatan tahunan dalam tajuk Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) bagi para pemilik sepeda motor Honda ini diberikan guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik. Menggunakan armada bus, Honda bakal menyasar pemudik ibukota yang akan bergerak melalui dua rute yaitu Jakarta-Semarang dan Jakarta-Yogyakarta.

Kegiatan mudik bareng Honda ini rencananya akan digelar pada 2 Agustus untuk pengangkutan sepeda motor pemudik dan 4 Agustus untuk pemberangkatan pemudik. Sementara itu, untuk arus balik yang diakomodir melalui kegiatan balik bareng honda dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus untuk pengangkutan sepeda motor dan pemudik diharapkan pada tanggal 14 Agustus sudah tiba kembali di Jakarta.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Produksi Kertas Naik 6% - Sepanjang 2015

untuk dapat mengikuti program MBBH, calon pemudik disyaratkan memiliki sepeda motor Honda dengan kondisi motor standar, menggunakan helm SNI dan harus bersedia membawa barang bawaan lebih dari 5 Kg serta bersedia turun di tempat finish yang telah ditentukan.

"Calon peserta MBBH ini cukup menyiapkan uang pendaftaran Rp 100 ribu yang nanti ereka akan mendapatkan 2 tempat duduk pada Bus ber-AC, paket makan sahur dan buka puasa serta kurang lebih satu liter bensin yang akan diisikan pada motor yang sudah tiba di kota tujuanm" ungkap Istiyani dalam Acara Buka Puasa Bersama, Informasi Mudik & Balik Bareng Honda di Restoran Kembang Goela.

Baca juga: Produksi Karang Hias Mesti Mulai Beralih ke Budidaya - Masih Andalkan Pengambilan dari Alam

Sejak 2010, AHM mengklaim telah menjadi pelopor pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan truk dan mengantarkan para pemudik tersebut dengan bus ke kampung halamannya. "Kami melihat ini konsep yang positif, karena mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen setia Honda yang ingin berlibur lebaran namun tetap dapat menggunakan sepeda motor di kampung halamannya," ungkap Istiyani.

Selain memfasilitasi pemudik untuk pulang kampung, AHM bersama jaringan maindealernya juga menemani para pemudik melalui cara lain yaitu menggelar Bale Santai Honda (BSH). Program ini digelar selama periode mudik dan balik lebaran dengan mendirikan posko istirahat bagi pemudik, baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil selama 4-11 Agustus 2013.

Baca juga: Kadin Minta Pemerintah Siapkan Insentif Investasi Hijau