Express Beri Harapan untuk Masa Depan Anak - Kucurkan Beasiswa

Sekarang ini, tingkat kesejahteraan di Indonesia masih relatif rendah, salah satu buktinya adalah semakin meningkatnya angka kemiskinan. Dalam kondisi ekonomi seperti ini sulit bagi masyarakat yang secara umum dikategorikan belum sejahtera dalam aspek ekonomi untuk memperoleh pendidikan yang tinggi karena dalam prosesnya membutuhkan biaya tinggi. Padahal, pendidikan merupakan sektor yang paling strategis dalam pembangunan nasional.

Oleh karena itu, aspek yang penting untuk diperhatikan untuk memberdayakan manusia menuju pembangunan adalah pendidikan karena dengan pendidikan, masyarakat tidak hanya mempunyai bekal pengetahuan tetapi juga memiliki kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan pembangunan masyarakat. Ya, pendidikan, utamanya untuk masyarakat menengah dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memberikan harapan yang lebih baik bagi masa depan anak.

Belum lama ini, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi, PT Express Transindo Utama Tbk memberikan beasiswa kepada 438 anak berprestasi yang merupakan putra dan putri dari karyawan dan mitra pengemudi Express Group. Bantuan diberikan secara simbolis di Kampoeng Maen, Bumi Perkemahan Cibubur pada Kamis minggu lalu.

“Beasiswa ini merupakan kepedulian perusahaan terhadap pemberdayaan keluarga karyawan dan mitra pengemudi, dengan fokus pada pendidikan putra dan putri mereka. Kami berharap dengan pemberian beasiswa ini akan dapat memotivasi dan juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi untuk meraih masa depan mereka,” kata Daniel.

Sementara itu, Pirma Lombardo salah satu anak berprestasi penerima beasiswa mengaku mantap untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya. Menurutnya dana untuk biaya sekolah ini juga dapat meringankan beban keluarga.

“Saya senang karena Express juga peduli terhadap keluarga dari pengemudinya, beasiswa ini dapat membantu saya untuk sekolah sampai tinggi,” kata Pirma Lombardo.

BERITA TERKAIT

Pancasila untuk Indonesia, Tidak Ada Tempat bagi Khilafah

Oleh: Maman Harun, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan  Pertemuan antara dua ormas Islam terbesar di Indonesia telah memberikan penegasan yang kuat bagi…

OJK Beri Sanksi Broker Yang Tidak Siap - Implementasi Transaksi T+2

NERACA Jakarta – Guna mendukung pelaksanaan penyelesaian transaksi dari T+3 menjadi T+2 pada 26 November, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus…

Impor Jagung Sebagai Instrumen Untuk Kontrol Harga Pakan Ternak - Sektor Primer

NERACA Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan rencana impor jagung sebesar 50 ribu ton sampai maksimal 100 ribu…

BERITA LAINNYA DI CSR

Ringankan Beban Korban Gempa Palu - Sharp Gelar Trauma Healing dan Pengobatan Gratis

Sebagai bentuk rasa kemanusian dan kepedulian terhadap korban bencana gempa Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya, PT Sharp Electronics Indonesia melalui…

Gelar Pelatihan Kewirausahaan - Go-Jek Lebih Dari Sekedar Alat Transportasi

Sukses dan maju bersama para mitranya menjadi prinsip besar Go-Jek sebagai platform on-demand terdepan di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan Go-Jek…

Inovasi Program RISE - Memberdayakan Disabilitas From Zero To Hero

Stigma negatif baik dalam keluarga dan masyarakat masih menghantui penyandang disabilitas. Pasalnya, penyandang disabilitas dianggap sebagai beban, merepotkan, memalukan, tidak…