Citi-PPSW Wisudakan 391 Wanita di 6 Provinsi - Dukung Edukasi Kelola Keuangan

NERACA

Jakarta - Asosiasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) dan Citi Peka (Peduli dan berkarya) menyelesaikan serangkaian acara wisuda untuk 391 wanita usia matang atau berumur di atas 40 tahun dari keluarga pra sejahtera yang turut serta di dalam program pendidikan keuangan di enam provinsi, yaitu DKI Jakarta, Nanggroe Aceh Darussalam, Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Banten.

Director, Corporate Affairs Head Citi Indonesia, Agung Laksamana mengatakan, pendidikan keuangan merupakan salah satu fokus kegiatan kemasyarakatan Citi Indonesia. Oleh karena itu, Citi Indonesia, melalui Citi Peka, mendukung rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bersama PPSW. “Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari kesuksesan para peserta program untuk meningkatkan pemahaman keuangan, sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi mereka,” ujar dia, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (10/7).

Terhitung sejak 2010-2013, Citi Foundation telah menyediakan anggaran sebesar US$365 ribu untuk menjalankan sebuah studi dan penilaian oleh PPSW dan Pusat Studi Kelanjutusiaan UI, mengenai financial quotient (intelegensi/kapabilitas finansial) di Indonesia. Data survei tersebut juga digunakan untuk membuat modul pelaksanaan program pendidikan keuangan di Indonesia.

Citi Peka dan PPSW berharap agar pelatihan tersebut dapat menjadi bekal pemahaman dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik untuk memperbaiki kondisi ekonomi para peserta. Hingga saat ini, 1.122 orang wanita usia produktif (angkatan I, II, dan III) telah menyelesaikan program pendidikan keuangan yang dilaksanakan oleh PPSW.

Melalui dua kelas per minggu yang diberikan, para peserta mendapatkan pengetahuan dan keahlian praktis terkait manajemen keuangan pribadi, tabungan, pengelolaan utang, dan kebebasan finansial di usia lanjut. Tujuan utamanya adalah membantu pemberdayaan perempuan, khususnya yang berada di strata sosial ekonomi terendah dalam masyarakat, yang terkonsentrasi di daerah kumuh perkotaan, dan daerah pedesaan.

Enam bulan

Pemberian materi pada kelas-kelas tersebut juga dilakukan secara interaktif dan menarik. Para peserta dibagi dalam kelompok kecil untuk membahas contoh kejadian yang dekat dengan kejadian sehari-hari. Setiap kelompok juga dibimbing untuk memiliki pola pikir yang tepat dalam mengelola keuangan dengan lebih bijak melalui beragam contoh sederhana tersebut.

Pada akhir sesi, setiap kelompok diminta untuk melakukan simulasi terkait dengan tema keuangan yang diangkat. Metode ini digunakan untuk mempermudah peserta dalam menyerap materi yang diberikan.

“Dengan dukungan dari Citibank Indonesia selama beberapa tahun terakhir, PPSW sudah berhasil menyelesaikan berbagai program kemasyarakatan, termasuk program pendidikan keuangan yang dijalankan selama enam bulan terakhir,” ujar Reny Hidjazie, Ketua Badan Pengurus PPSW.

Wisuda angkatan ke-3 ini menandakan bahwa para peserta yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga ini telah berhasil menyelesaikan enam modul pembelajaran, memiliki perencanaan keuangan, dan menghadiri 80% dari kelas yang diselenggarakan dalam kurun waktu enam bulan.

Enam modul yang dipelajari mencakup tema Menilai Diri dan Menatap Masa Depan, Membuat Anggaran dan Tabungan, Jaringan Perlindungan Keuangan, Pinjaman dan Hutang, dan Investasi dan Perencanaan Keuangan. PPSW merupakan salah satu LSM Perempuan di Indonesia yang terus konsisten mengembangkan dan mendampingi kelompok-kelompok perempuan di basis sejak berdirinya di tahun 1986. Hingga saat ini tidak kurang dari 18,622 orang perempuan basis telah tergabung dalam 572 KWPS (Kelompok Wanita Pengembang Sumberdaya). [ardi]

Related posts