Krakatau Steel Bangun Gudang di Surabaya

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berencana menjadikan bangunan tempat menyimpan produk baja di Surabaya, Jawa Timur, sebagai pusat (hub) gudang baja, \"Surabaya akan menjadi hub baja karena kapasitasnya besar,”kata Direktur Utama KS Irvan Kamal Hakim di Jakarta kemarin.

Dia memperkirakan, kapasitas tampung gudang baja di Surabaya sekitar 10.000 ton. Dengan adanya gudang hasil produksi ini, maka perseroan dapat mempercepat waktu pengiriman barang produksi yang dipesan pelanggan di daerah Jawa Timur.

Alhasil, kondisi ini dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta pangsa pasar di daerah tersebut. Bangunan tersebut milik PT Boma Bisma Indra (BBI) Persero yang dikompensasikan dengan utang BBI kepada perseroan. BBI memiliki utang kepada KS senilai Rp71,585 miliar atau US$7,402 juta.

Kompensasi tersebut telah dinilai oleh penilai independen dengan melakukan analisis kewajaran terhadap rencana tersebut dan sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham BBI c.q Menteri BUMN.

Dengan dilakukannya perhitungan biaya sewa tanah dan bangunan dengan piutang perseroan kepada BBI, secara tidak langsung perseroan telah merestrukturisasi piutang BBI dan kondisi keuangan perseroan setelah restrukturisasi piutang BBI menunjukkan kondisi keuangan yang baik. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Hary Tanoesoedibjo: Pemilu Telah Usai Saatnya Bersatu Bangun Indonesia Maju & Sejahtera

JAKARTA, Kompetisi di pesta demokrasi 5 tahunan telah usai. Pemenang di Pilpres telah diumumkan KPU, yaitu pasangan Joko Widodo dan…

Astra Miliki 44,5% Saham Tol Surabaya Mojokerto

NERACA Jakarta – PT Astra Internasional Tbk (ASII) terus memperlebar bisnis di jalan tol. Teranyar, perseroan melalui anak usahanya PT…

Pengembang Swasta Diharapkan Proaktif Bangun TOD

Pengembang Swasta Diharapkan Proaktif Bangun TOD NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengharapkan pengembang swasta untuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…