Bank Sentral Sepakat Penerapan Manajemen Krisis - Pertemuan EMEAP

NERACA

Jakarta -Pertemuan Eksekutif Bank Sentral Asia Timur dan Pasifik (Executives Meeting of East Asia PacificCentral Banks/EMEAP)menyetujui aspek-aspek substansif atas kerangka manajemen krisis regional dan sepakat terus menyempurnakannya untuk selanjutnya difinalisasi.Keterangan tertulis Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) yang diterima di Jakarta, Selasa (9/7), menyebutkan Gubernur BI Agus DW Martowardojo menghadiri EMEAP ke-18 di Kuala Lumpur, Malaysia, akhir Juni 2013 lalu.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sebelas anggota EMEAP yang terdiri atas bank sentral dan otoritas moneter di kawasan Asia Timur dan Pasifik untuk membahas berbagai isu seperti kondisi perekonomian global, kerangka kerja manajemen krisis dan kerjasama EMEAP mulai bidang pengawasan perbankan, pasar keuangan sampai dengan kemajuan aktivitas \"surveillance\" selama satu tahun terakhir.

Para gubernur bank sentral memberikan pandangan mereka atas ketidakpastian yang tengah terjadi di perekonomian global dan menyampaikan optimismenya atas ketahanan perekonomian negara-negara EMEAP. Hal ini didukung oleh kebijakan makroekonomi yang kuat dan reformasi terhadap sistem keuangan yang beragam serta peningkatan integrasi regional.

Pertemuan 2013 juga diwarnai dengan pembahasan mengenai kerangka kerja manajemen krisis (crisis management framework) untuk kawasan EMEAP. Para gubernur menyetujui aspek-aspek substantif atas kerangka manajemen krisis regional dimaksud dan sepakat untuk terus menyempurnakannya untuk selanjutnya difinalisasi.

Para gubernur bank sentral juga menerima laporan hasil Pertemuan ke-44 para Deputi Gubernur EMEAP yang diselenggarakan di Guangzhou, China bulan April 2013, dan mendiskusikan kemajuan yang telah dicapai di berbagai spektrum aktivitas EMEAP yang mencakup kerjasama di area pengawasan perbankan, pasar keuangan, sistem pembayaran dan setelmen, dan teknologi informasi, serta kemajuan aktivitas surveillance dan riset yang telah dilakukan oleh EMEAP selama satu tahun terakhir.

EMEAP dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dan untuk pertemuan selanjutnya, 19th EMEAP Governors\' Meeting (tahun 2014), para Gubernur sepakat dilaksanakan di Thailand dengan Bank of Thailand sebagai tuan rumah.

EMEAP merupakan forum kerja sama sebelas bank sentral dan otoritas moneter di kawasan Asia Timur dan Pasifik yang terdiri atas the Reserve Bank of Australia, the People\'s Bank of China, the Hong Kong Monetary Authority, Bank Indonesia, the Bank of Japan, the Bank of Korea, Bank Negara Malaysia, the Reserve Bank of New Zealand, Bangko Sentral ng Pilipinas, the Monetary Authority of Singapore dan the Bank of Thailand. [ardi]

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Tawarkan KPR Bunga 6,5%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menawarkan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan suku bunga tetap…

Sistem QR Code Bank Mandiri akan Diluncurkan Awal 2019

    NERACA   Jakarta - Presiden Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, Mandiri Pay sebagai sistem…

Sinarmas MSIG dan Bank Jatim Syariah Luncurkan Bancassurance

  NERACA   Surabaya - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 6%

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuannya pada November 2018 menjadi enam persen,…

Perbankan Diminta Perbaiki Tata Kelola

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap industri perbankan terus memperbaiki tata kelola perusahaan yang…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…