BI Kaltim Siapkan Uang Rp209,578 Miliar - Selama Ramadan

NERACA

Jakarta- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kaltim menyiapkan uang pecahan kecil mulai dua puluh ribuan berupa uang kertas, hingga uang logam seratusan dengan total senilai Rp209,578 miliar untuk memenuhi permintaan selama ramadan.\"Uang kertas mulai dua puluh ribuan hingga pecahan seribuan itu untuk memenuhi permintaan masyarakat yang biasanya untuk sedekah, sedangkan uang logam untuk melayani pedagang, mini market, dan swalayan sebagai kembalian dari transaksi jual beli,\" kata Kepala BI Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) Ameriza M Moesa di Samarinda, Selasa (9/7).


Biasanya, kata Riza lagi, transaksi jual beli baik untuk usaha kecil dan menengah maupun usaha besar mengalami peningkatan saat bulan puasa.Para pelaku usaha, terutama di swalayan akan membutuhkan uang pecahan kecil hingga seratusan rupiah logam untuk pengembalian kepada konsumen, sehingga diyakini permintaan uang logam meningkat.


Sedangkan uang kecil mulai pecahan dua puluh ribuan hingga seribuan, diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki tradisi bersedekah maupun bagi-bagi uang baik menjelang lebaran maupun saat lebaran, sehingga permintaan uang kertas juga meningkat.Dia merinci, untuk uang kecil pecahan dua puluh ribuan, pihaknya menyiapkan sebanyak 5.520.000 lembar atau senilai Rp110,4 miliar.

Kemudian uang pecahan sepuluh ribuan disiapkan sebanyak 3.800.000 lembar atau senilai Rp38 miliar. Pecahan lima ribuan sebanyak 7.300.000 lembar atau senilai Rp36,5 miliar.Pecahan dua ribuan sebanyak 9.660.000 atau senilai Rp19,320 miliar, pecahan seribuan kertas sebanyak 340.000 lembar atau senilai Rp340 juta, pecahan seribuan logam sebanyak 1.595.000 koin atau senilai Rp1,595 miliar.


Pecahan lima ratusan logam sebanyak 4.806.000 koin atau senilai Rp2,403 miliar, pecahan dua ratusan logam sebanyak 3.830.000 koin atau senilai Rp766 juta, dan pecahan seratusan logam sebanyak 2.540.000 koin atau senilai Rp254 juta.Ameriza juga mengatakan bahwa total uang yang disiapkan BI Kaltim padal Ramadhan ini mencapai Rp2,508 triliun, termasuk uang kertas pecahan seratus ribuan senilai Rp1,198 triliun dan pecahan lima puluh ribuan senilai Rp1,101 triliun. [ant]

Related posts