Trans Power Sisakan Dana IPO Rp 15,08 Miliar

Perusahaan bidang pelayaran, PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) masih memegang dana sisa hasil penawaran umum saham perdana (IPO) sebesar Rp15,08 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (9/7).

Sebagai informasi, perseroan mengawali perdagangan saham di BEI pada Februari lalu telah menghabiskan dana hasil IPO sebesar Rp72,2 miliar. Sedangkan total dana hasil IPO mencapai Rp87,3 miliar.

Selain itu, perseroan telah menjual 15% saham ke publik dengan harga perdana Rp230 per lembar. Emiten perseroan ini pada bulan Mei telah menghabiskan dana hasil IPO sebesar Rp53,7 miliar. Sedangkan pada bulan Juni dana yang dihabiskan mencapai Rp18,4 miliar. Pada penutupan sesi I hari ini, saham TPMA stagnan di Rp310.

Tahun ini, perseron juga menyiapkan belanja modal sebesar US$ 60 juta untuk ekspansi organiknya. Perseroan berencana menambah 13 set kapal tongkang dan tunda serta 1 unit crane barge. “Jika dikalkulasikan penambahan tersebut kita perkirakan mencapai US$ 60 juta. Hal ini sejalan dengan niat perusahaan untuk mengerek jumlah pengangkutannya tahun ini”, ujar Direktur Operasional PT Trans Power Marine Tbk Taufiqurrohman.

Dia juga menambahkan, tahun ini perusahaannya akan menambah klien dengan mengincar empat kontrak, khusunya pengangkutan untuk komoditas batu bara. Beberapa klien TPMA saat ini, antara lain PT Pelayaran Bahtera Adhiguna, PT Jorong Barutama Greston, PT Pipit Mutiara Jaya, PT Holcim Indonesia Tbk, PT Adaro Indonesia, PT Andhika Lines, dan PT Sumber Suryadana Prima. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

KMTR Bidik Rp 583 Miliar dari Rights Issue

Perkuat modal dalam pengembangan bisnisnya, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) berencana melakukan penambahan modal dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih…

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…