Sahkan Peraturan 3G, Menkominfo Panggil Lima Provider

Setelah lama diperbincangkan, akhirnya Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, mengesahkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 19 Tahun 2013 tentang mekanisme dan tahapan pemindahan alokasi pita frekuensi radio pada penataan menyeluruh pita frekuensi radio 2,1 GHz. Penataan 3G ini tidak terlepas dari kegiatan seleksi 3G yang telah berhasil diselesaikan pada 5 Maret 2013 lalu.

Kementerian berkonsultasi secara intensif dengan enam penyelenggara telekomunikasi terkait penataan 3G sebelum menyusun rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika yang disahkan itu. Keenam penyelenggara telekomunikasi itu adalah PT Telkomsel, PT Indosat, PT XL Axiata, PT Axis Telecom Indonesia, PT Hutchison Charoen Pokphan Telecom (HCPT), dan PT Smart Telecom. Keenam provider ini bersama Menteri Komunikasi dan Informatika merundingkan bagaimana tata cara juga mekanisme dan tahapan pemindahan alokasi pita frekuensi radio.

Beberapa hal yang diatur dalam peraturan tersebut antara lain penataan ulang penggunaan blok dan pemindahan alokasi pita frekuensi radio. Pengaturan ulang atau retuning penggunaan blok pita frekuensi radio dapat didahului oleh fase pra-retuning dan diakhiri dengan fase pasca-retuning. Sementara itu, mekanisme pemindahan alokasi pita frekuensi radio pada penataan menyeluruh pita frekuensi radio 2,1 GHz dilaksanakan melalui tahapan pemindahan alokasi pita frekuensi radio berbasis frekuensi.

Pada Februari silam, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengumumkan hasil seleksi jaringan 3G. dari hasil seleksi jaringan tersebut, peringkat pertama diraih oleh PT Telekomunikasi Selular, lalu diikuti oleh PT XL Axiata Tbk di peringkat kedua.

Pada awalnya, ada lima penyelenggara komunikasi yang berminat mengikuti seleksi tersebut. Kelima penyelenggara komunikasi itu adalah PT XL Axiata, PT Telkomsel, PT Indosat, PT Axis Telecom Indonesia, dan PT HCPT. Namun hanya ada tiga penyelenggara yang mengembalikan dokumen dan kelengkapan persyaratan tepat waktu, yaitu pada 6 Februari 2013.

Ketiganya adalah PT XL Axiata, PT Telkomsel, dan PT Indosat. Selanjutnya, tim seleksi melakukan evaluasi administrasi. Penyelenggara yang lolos dalam tahap ini dapat melanjutkan ke tahap evaluasi teknis, manajemen finansial, serta kepatuhan regulasi. Namun hanya PT XL Axiata dan PT Telkomsel yang lolos, sedangkan PT Indosat tidak lolos evaluasi administrasi.

BERITA TERKAIT

JELANG RAMADHAN HARGA TIKET PESAWAT MASIH MAHAL - Menhub Panggil Operator Maskapai Soal Tiket

Jakarta-Harga tiket pesawat mahal saat ini masih menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat. Apalagi menjelang Ramadhan 2019, moda udara diprediksi masih…

KPPU Akan Panggil Manajemen AirAsia Terkait Tiket

KPPU Akan Panggil Manajemen AirAsia Terkait Tiket NERACA Makassar - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memanggil manajemen AirAsia dan…

MK Tetapkan Lima Peraturan Pendukung Penanganan Sengketa Pemilu

MK Tetapkan Lima Peraturan Pendukung Penanganan Sengketa Pemilu NERACA Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengatakan pihaknya telah…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…