PSF Fokus Tingkatkan Kualitas Guru - Dirikan Fasilitas Pendidkan

Pembangunan ekonomi suatu bangsa dapat terjadi dengan adanya transformasi sosial melalui pendidikan, dimana pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama dalam pembangunan bangsa, namun pada kenyataannya, dari sisi kualitas guru dan komitmen mengajar, terdapat lebih dari 54% guru memiliki standar kualifikasi yang masih perlu ditingkatkan.

Berpijak dari hal tersebut, Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) berkomitmen untuk meningkatkan profesionalitas guru dan tenaga pendidik, sebagai faktor kunci untuk menciptakan pemimpin bangsa berkualitas. Belum lama ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Teacher Learning Center (TLC) yang ke-empat di Lumajang, Jawa Timur.

Pembangunan dan peresmian gedung serta fasilitas TLC ini terlaksana melalui Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF–SDO) sebagai fasilitator. PSF–SDO merupakan sebuah inisiatif dari PSF yang memiliki tujuan untuk meningkatkan standar kualitas sekolah dan para pendidik di Indonesia.

TLC Lumajang ini merupakan TLC keempat yang dibangun, setelah sebelumnya fasilitas serupa berada di Surabaya, Karawang, dan Pasuruan dengan anggota lebih dari 7.955 orang yang terdiri dari pendidik dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari kelompok bermain sampai universitas serta pengawas sekolah.

“Pembangunan gedung dan fasilitas TLC merupakan bagian dari Education Quality & Improvement Program (EQUIP) yang telah dilaksanakan sejak bulan Maret 2012 di empat kota di Jawa Timur yaitu Pamekasan, Jember, Probolinggo dan Lumajang,” kata Fundraising Director Putera Sampoerna Foundation, Ari Kunwidodo.

Kegiatan yang dilaksanakan di TLC mencakupMaster Teacher Program sebuah program pelatihan guru yang bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan guru dan menciptakan agen perubahan. Guru yang mengikuti program ini akan menjadi ikon inspirasi untuk guru-guru lain di lingkungannya dan menerapkan pengetahuan mereka dalam praktek kegiatan belajar mengajar.

Selain itu, TLC juga mengadakan berbagai kegiatan mandiri yang secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidik dan menjadi wadah diskusi dan pelatihan mengenai metode dan perencanaan pengajaran yang efektif.

\"Kegiatan lainnya yang dilaksanakan dalam program ini meliputi Program Pelatihan Guru serta Program Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah. Sampai dengan tahun 2013, program ini telah memberikan pelatihan kepada 1,517 guru dan tenaga pendidik di Jawa Timur,” tutur dia.

Program EQUIP ini merupakan keberlanjutan dari program Teacher and Principal Development Program (Program Pengembangan Guru dan Kepala Sekolah) yang dilaksanakan sejak tahun 2008 sampai 2012 dan telah berhasil memberikan pelatihan kepada 55,754 guru, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan, serta membangun gedung dan fasilitas TLC di tiga daerah yaitu Karawang, Pasuruan, dan Surabaya.

Related posts