Menikmati Sensasi Wisata Sarongge

Desa Sarongge adalah desa yang terletak di kaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Desa ini baru saja menggelar festival Sarongge yang merupakan pesta rakyat kampong Sarongge dalam memperkenalkan aneka seni dan geliat ekonomi masyarakat di kawasan Sarongge. Sepanjang perjalanan menuju Sarongge, kita akan menyaksikan kebun-kebun sayur di antara kebun teh. Masyarakat Sarongge mayoritas bermata pencaharian sebagai petani.

Para masyarakat Sarongge menanam sayur-sayuran, seperti kubis, wortel, dan bawang di lahan bekas perhutani. Kampung Sarongge juga dikembangkan sebagai kawasan desa wisata dan ekowisata oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Di sini, ada 20 rumah milik petani yang dijadikan homestay untuk wisatawan. Untuk bermalam dirumah petani-petani berikut makan, kita cukup mengeluarkan uang yang cukup murah sekali untuk per malamnya.

Wisatawan dapat berjalan-jalan menyusuri kebun-kebun sayur, memberi makan ternak, seperti kambing dan kelinci, berkunjung ke pabrik pengolahan teh, serta melihat pembuatan tenun sutra. Bukan itu saja, di malam hari kita bisa menyaksikan atraksi budaya Sunda, seperti tari-tarian dan wayang yang dimainkan oleh warga kampung.

Wisatawan juga dapat menikmati kuliner berupa kudapan yang bahan dasarnya dari tepung beras, seperti kue cincin, geplak, kue Sabtu, dan minuman serai yang menyegarkan. Mereka yang suka berpetualang bisa bermalam di camping ground Sarongge yang dibangun di atas kebun sayur dalam kawasan Desa Sarongge.

Tidak ketinggalan pula untuk mereka yang suka camping, lokasi camping ground sudah disiapkan berikut tenda, rumah pohon, aula merangkap gudang, dapur, dan toilet umum. Kawasan ini juga dijadikan pusat pendidikan alam. Para petani yang semula menanam sayur di tempat ini akan memandu wisatawan dan ada pula sebagai porter, saat kita menjelajah hutan alami di Desa sarongge ini.

Disana para wisatawan dapat menyusuri sungai dan air terjun Ciheulang yang sangat menyenangkan. Kita dapat bermain air yang sangat bersih sambil menghirup udara yang sangat bersih dan segar, karena itu tidak ada salahnya memasukan Desa Sarongge dalam daftar liburan kita dan ikut membantu masyarakat Desa Sarongge dalam menanam pohon dan melestarikan alam.

BERITA TERKAIT

Di Singapura, Kemenpar Promosikan Wisata RI Lewat Grab

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan co-branding dengan Grab untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Selain Grab, Kemenpar juga turut menggandeng Traveloka."Pasar Singapura ini…

Milenial Memburu Objek Wisata Digital

Besarnya gelombang "gangguan" di era milenial ini tidak bisa dipungkiri terus menekan, bahkan menggeser apapun yang dinilai masih konvensional di…

Peran Warga dalam Mengelola Hutan Wisata Madapi

Pengelolaan hutan wisata Mahoni, Damar, dan Pinus (Madapi) yang berada di Taman Wilayah III Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Bengkulu-Sumatera…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Destinasi Jelajah Gua di Gunungkidul

Bagi pecinta petualangan sekaligus sejarah dan keindahan alam, kegiatan menjelajahi gua paling tepat dijadikan agenda berlibur. Jika ingin menikmati keindahan…

Pulau-pulau Eksotis di Timur Indonesia

Selama ini Bali dan Lombok adalah dua nama pulau yang kerap menjadi pilihan wisatawan mancanegara untuk menghabiskan waktu berliburnya. Padahal…

Kemenpar Siap Kembangkan Ekowisata Hutan Gede Pangrango

Dalam siapkan ekowisata hutan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar bimbingan teknis (bimtek), salah satunya untuk pengelola Taman Nasional Gunung Gede…