Grand Kartech Siapkan IPO di Semester Kedua

Kendatipun industri pasar modal mendapatkan penilaian negatif dari Morgan Stanley yang turun menjadi “underweight” dari “equalweight”, diyakini tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bahkan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen mengungkapkan, ada satu perusahaan lagi yang siap masuk ke bursa lewat mekanisme penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offring/IPO) pada semester dua 2013. Perusahaan tersebut yakni PT Grand Kartech, yang bergerak di sektor boiler oil and gas. “Ada satu lagi perusahaan yang mau IPO, namanya Grand Kartech. Kemarin sudah melakukan mini expose,”ujarnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurut Hoesen, Grand Kartech saat ini memiliki aset kurang lebih sebesar Rp1 triliun dan akan melepas saham ke publik di atas 10%. “Yang pasti di atas 10%, mereka menggunakan buku April,” ujarnya.

Dalam mengawal pelaksanaan IPO Grand Kartech, perseroan menunjuk PT Andalan Artha Advisindo (AAA) Sekuritas dan PT Investindo Nusantara Sekuritas sebagai penjamin emisi. PT Grand Kartech merupakan perusahaan rekayasa dan manufactur yang mampu merancang peralatan bangunan dan mesin layanan beberapa sektor industri. Perseroan, sudah berdiri sejak 1921 yang didirikan Hardi Sutardja. (bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Tiga Bank Syariah - Pertamina Siapkan Payroll Bagi Karyawan

NERACA Jakarta- PT Pertamina (Persero) menggandeng tiga bank Syariah BUMN sebagai mitra dalam pembayaran gaji dan sejumlah pembayaran personal karyawan…

Kementerian BUMN Siapkan Langkah Bikin Sehat Jiwasraya

    NERACA   Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan pemerintah memiliki solusi dalam menyehatkan kondisi PT Asuransi Jiwasraya…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…