Nilai Ekspor Kaltim Capai US$10,594 Miliar

NERACA

Samarinda- Nilai ekspor sejumlah komoditas dari Provinsi Kaltim ke beberapa negara tujuan dalam periode Januari - April 2013 mencapai 10,594 miliar dolar Amerika Serikat, baik berupa ekspor minyak dan gas (migas) maupun ekspor nonmigas.\"Setiap bulan ekspor migas dan nonmigas dari Kaltim selalu fluktuatif, misalnya pada Januari senilai 2,660 miliar dolar AS, Februari 2,426 miliar AS, Maret 2,755 miliar AS, dan ekspor pada April senilai 2,751 miliar dolar AS,\" ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Perwakilan Kaltim Johny Anwar di Samarinda, Kaltim, Kamis (4/7).


Pada Januari, lanjutnya, ekspor nonmigas senilai 1,675 miliar dolar dan ekspor migas senilai 984,6 juta dolar AS. LaluFebruari ekspor nonmigas sebesar 1,424 miliar dolar AS dan ekspor migas senilai Rp1 miliar dolar AS.Pada Maret 2013 ekspor nonmigas senilai 1,589 miliar dolar AS dan ekspor migas sebesar 1,166 miliar dolar AS, pada April ekspor nonmigas 1,587 miliar dolar AS dan ekspor migas senilai 1,163 miliar dolar AS.


Negara tujuan ekspor bagi Kaltim, antara lain Jepang dengan nilai 3,025 miliar dolar AS, terdiri dari ekspor migas sebesar 2,236 miliar dolar AS dan ekspor nonmigas senilai 789 juta dolar AS.Berada di urutan dua adalah ekspor ke China dengan nilai 1,744 miliar dolar AS, yakni terdiri dari ekspor migas sebesar 98 juta dolar AS dan ekspor nonmigas sebesar 1,646 miliar dolar AS.


Posisi ketiga diduduki oleh Korea Selatan dengan nilai ekspor dari Kaltim total 1,492 miliar dolar AS, terdiri dari ekspor migas sebesar 785 juta dolar AS dan ekspor nonmigas 706 juta dolar AS.Komoditas yang diekspor Kaltim dalam periode ini antara lain bahan bakar mineral dengan nilai 9,798 miliar dolar AS, bahan kimia anorganik sebesar 156 juta dolar AS, pupuk senilai 152 juta dolar AS, kayu dan barang-barang dari kayu sebesar 131 juta dolar AS.Kemudian komoditas kapal, perahu, dan struktur terapung lain senilai 129 juta dolar AS, lemak dan minyak hewani atau nabati senilai 104 juta dolar AS, bahan kimia organik 48 juta dolar AS, akan, krustesea, dan vertebrata air lain senilai 28 juta dolar AS. [ardi]

BERITA TERKAIT

Data BPS - Ekspor Industri Pengolahan Turun 6,92 Persen di Desember 2018

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melansir ekspor industri pengolahan pada Desember 2018 mengalami penurunan 6,92 persen jika dibandingkan…

PTBA Targetkan Penjualan Ekspor 12 Juta Ton

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menggenjot pertumbuhan pendapatan dari penjualan ekspor batu bara.…

KOMODITAS UNGGULAN EKSPOR KEMENTAN 2019

Petugas menyortir rempah-rempah di Pusat Saintifikasi dan Pelayanan Jamu (PSPJ) di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (17/1/2019). Kementerian Pertanian memfokuskan beberapa…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Permen PUPR Soal Rusun Akan Dijudical Review

        NERACA   Jakarta - Para pengembang properti yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) dan Persatuan…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…

FIHRRST Ajak Perusahaan Sadar dan Hormati HAM

    NERACA   Jakarta - The Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) mengadakan seminar sosialisasi studi kepada…