Tunggakan Premi Perbankan Capai Rp1,42 Miliar

NERACA

Jakarta- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebutkan bahwa dari hasil verifikasi yang dilakukan hingga Juni 2013, perbankan menunggak pembayaran premi sebesar Rp1,42 miliar.\"Mulai tahun 2011 sampai Juni 2013 LPS telah melakukan verifikasi terhadap 275 bank, yaitu 55 bank umum dan 22 BPR/BPRS dan terdapat kekurangan pembayaran premi sebesar Rp92,70 miliar, namun bank telah melakukan pembayaran Rp91,28 miliar sedang sisanya Rp1,42 miliar wajib dibayar paling lambat 31 Juli 2013,\" kata Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko LPS Salusra Satria dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (4/7).


Berdasarkan pasal 9 UU Nomor 24/2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 7/2009 bank peserta penjaminan di Indonesia diwajibkan untuk membayar premi penjaminan sebesar 0,1 persen dari rata-rata saldo bulanan total simpanan dalam setiap semester.

\"Perhitungan besaran nilai premi tersebut dilakukan sendiri oleh bank dengan sistem self assesment,\" katanya.Kekurangan pembayaran premi tersebut disebabkan antara lain, karena bank tidak memperhitungkan simpanan yang memiliki tingkat bunga di atas tingkat bunga penjaminan LPS.


Kemudian perbankan juga memberikan bunga simpanan dengan nominal di atas maksimum penjaminan LPS, simpanan dari bank lain serta simpanan yang dijadikan sebagai jaminan kredit dan simpanan pihak terkait.Berkenan dengan hal tersebut, untuk menghindari kekurangan pembayaran premi, LPS mengharapkan bank memperhatikan ketentuan yang berlaku dalam melakukan perhitungan premi.


\"LPS akan tetap melanjutkan verifikasi perhitungan premi ke bank-bank, karena sesuai UU, LPS diberikan kewenangan untuk melakukan pemeriksaan ke bank,\" katanya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Menteri Sosial - Pengawalan Bansos untuk Capai 6T

Agus Gumiwang Kartasasmita Menteri Sosial Pengawalan Bansos untuk Capai 6T  Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kerja sama…

Rencanakan Buyback Saham - Indo Straits Siapkan Dana Rp 1,95 Miliar

NERACA Jakarta - PT Indo Straits Tbk (PTIS) mengantungi izin dari pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali (buy back) saham…

Rambah Bisnis Layanan Rest Area - PTPP Bikin Perusahan Patungan Rp 63,42 Miliar

NERACA Jakarta – Raup cuan di bisnis jalan tol, PT Pembangunan Perumahan (PTPP) telah melakukan penyertaan saham dalam pembentukan perusahaan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

DP 0% Kendaraan Bermotor High Risk

  NERACA   Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) M Jusuf Kalla menilai kebijakan uang muka atau "down payment" (DP) nol…

OJK Siapkan Lima Kebijakan Dorong Pertumbuhan 2019

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan lima inisiatif kebijakan untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor prioritas pemerintah,…

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…