Apkasi Memiliki Peran Dalam Percepatan Pembangunan - Infrastruktur Daerah

NERACA

Jakarta - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menilai pembangunan dan perbaikan infrastruktur di daerah, khususnya wilayah kabupaten/kota, mampu mengentaskan kemiskinan. Sekretaris Jenderal Apkasi, M Shadiq Pasadigoe, mengatakan Apkasi akan memainkan peranan agar kabupaten yang ada di Indonesia terjadi percepatan pembangunan seperti jalan dan jembatan. Dia mencontohkan pembangunan Jembatan Suramadu yang mampu meningkatkan perekonomian di Madura.

\"Di kabupaten pada umumnya infrastrukturnya masih kurang baik. Padahal, dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan bisa meningkatkan mobilitas warga, di mana perekonomian akan berjalan dengan baik. Sehingga mampu membantu mengentaskan kemiskinan. \"Pembangunan jalan atau jembatan bisa menggunakan dana APBN, yakni Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD provinsi dan APBD Kabupaten,\" kata Bupati Tanah Datar ini di Jakarta, Kamis (4/7).

Sementara Ketua Umum Apkasi Isran Noor, mengatakan pendekatan-pendekatan yang dilakukan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan selama ini masih belum berjalan dengan efektif. Oleh karena itu, diperlukan langkah besar yang bersifat terobosan dan fundamental mengubah nasib rakyat ke arah tingkat yang lebih baik.

\"Negara ini memerlukan pendekatan baru yang lebih cerdas dalam menanggulangi dan mengentaskan kemiskinan,\" kata Isran. Dia juga menjelaskan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, antara lain, perlu dilakukan kajian penyebab terjadinya kemiskinan di masyarakat, sehingga nantinya dapat ditetapkan strategi dan pendekatan kebijakan yang tepat.

Selain itu, perlu ada penciptaan lapangan kerja baru yang secara cepat dapat menampung sebanyak mungkin tenaga kerja yang terampil, seperti bidang usaha pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, manufaktur dan pariwisata. Pemerintah, tambah dia, perlu membuat dan melaksanakan kebijakan umum untuk mengurangi yang pada waktunya menghentikan impor hasil-hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Sementara itu, Kepala bagian Politik dan Perbandingan Wilayah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indria Samego mengatakan, walaupun saat ini dilakukan desentralisasi, paradigma pemerintahannya tetap sentralistik. \"Bupati dan wali kota merupakan pemimpin yang paling tahu di daerah, namun kewenangannya terlalu diintervensi pemerintah pusat. Pusat seharusnya memberi kepercayaan penuh terhadap bupati dan wali kota,\" kata Indria.

Sentralisasi kekuasaan yang berasal dari pusat, lanjut Indria, membuat daerah-daerah melupakan konten lokal. Akibatnya, banyak kekayaan daerah yang tak tereksplorasi dengan baik. \"Pemerintah pusat menyamakan setiap daerah sama. Padahal, masing-masing daerah memiliki tantangan sendiri-sendiri,\" ungkapnya.

Indria khawatir, jika kemiskinan tak berkurang, persoalan-persoalan lain akan terimbas, seperti persoalan keamanan tak akan pernah selesai, termasuk persoalan moral anggota DPR yang saat ini cenderung money oriented. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pemprov Jabar Siapkan Pembentukan 12 Daerah Otonomi Baru

Pemprov Jabar Siapkan Pembentukan 12 Daerah Otonomi Baru NERACA Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah…

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan   NERACA Sukabumi - Bagian Asset Daerah Pemkot Sukabumi…

Pacu Pertumbuhan Bisnis - META Terbuka Akuisisi Ruas Tol Dalam Kota

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis di jalan tol, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) membuka diri untuk mengakuisisi beberapa ruas…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Perbaiki Defisit Transaksi Berjalan, Perhitungan Investasi Migas Dirombak

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan dua kebijakan, yakni di antaranya merombak mekanisme perhitungan investasi eksplorasi migas PT.…

Kemenkes Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan di Jalur Mudik

    NERACA   Jakarta - Kementerian Kesehatan menyiapkan 6.047 fasilitas layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik 2019 untuk memastikan…

Menko Darmin Pastikan Kondisi Ekonomi Aman

  NERACA   Jakarta – Sepanjang selasa hingga rabu kemarin, situasi keamanan di kota Jakarta belum kondusif. Namun begitu, Menteri…