Hatta Sangat Kecewa - Dwelling Time di Atas 4 Hari

NERACA

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa merasa kecewa dengan penurunan waktu bongkar muat di pelabuhan (dwelling time) Tanjung Priok yang sudah diupayakan turun, tetapi masih melewati rencana pemerintah selama empat hari.

Sebelumnya, telah etrjadi kesepakatan saat rapat koordinasi di Tanjung Priok bahwa dalam kurun waktu tiga minggu, waktu bongkar muat ditarget berkurang menjadi empat hari. Sayangnya, target tersebut pupus karena pada kenyataannya bongkar muat memakan waktu lebih dari sepuluh hari.

“Saya sangat kecewa dengan dwelling time yang terus meningkat. Ada apa ini, saya sendiri yang pimpin di Priok dan sepakat dwelling time akan turun empat hari,” kata Hatta di Jakarta, Kamis (4/7).

Melambatnya dwelling time ini membuat terjadinya penumpukan barang yang dinilai tidak sehat. Hatta mengaku telah mendapat laporan dari PT Pelabuhan Indonesia II sebagai operator dan akan meminta penjelasan dari perusahaan jasa dan bea cukai mengenai hal ini. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Kerugian PLN Hanya Sebatas Hitam di Atas Putih

  Oleh: Wawan A, Mahasiswa FE Universitas Sebelas Maret Kabar merugi datang dari sektor kelistrikan dalam negeri. Perusahan listrik negara…

Asda I Pemkot Sukabumi Apresiasi Masyarakat Atas Tingginya Pemahaman Produk Hukum - Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Gencar Penyuluhan Hukum

Asda I Pemkot Sukabumi Apresiasi Masyarakat Atas Tingginya Pemahaman Produk Hukum Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Gencar Penyuluhan Hukum NERACA…

Advance Relax & Go Hadir Di Bandara Soekarno Hatta

    NERACA   Jakarta - Setelah sukses mengejutkan penumpang kereta api dengan kemunculan fasilitas kursi pijat elektroniknya di stasiun…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…