Jasa Marga Akan Terbitkan Obligasi Rp6 Triliun

NERACA

Jakarta-PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan menerbitkan surat utang atau obligasi senilai Rp6 triliun pada semester kedua tahun 2013. Langkah tersebut diambil pihak manajemen perseroan untuk melunasi utang yang akan jatuh tempo dan biaya ekspansi perseroan. “Sebesar Rp1,7 triliun untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo pada Oktober mendatang.” kata Sekretaris Perusahaan JSMR, David Wijayanto di Jakarta, Kamis (4/7).

Menurutnya, penerbitan obligasi senilai Rp6 triliun ini akan dilakukan secara bertahap hingga dua tahun ke depan. Rencananya, pada tahap pertama perseroan baru akan menerbitkan obligasi sebesar Rp2,1 triliun yang akan diumumkan pada Agustus 2013.

Penerbitan obligasi ini, kata dia, masih dalam proses pengajuan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski demikian, dia meyakinkan, penerbitan obligasi perseroan mendapat rating AA dari pemeringkat efek Indonesia (Pefindo) dan perseroan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi.

Dalam agenda bisnis perseroan tahun ini, JSMR merencanakan pembangunan 3 ruas tol Trans Sumatera dengan total pendanaan sebesar Rp 20 triliun. Ketiga ruas tol tersebut antara lain tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 60 Km, tol Padang-Sicincin sepanjang 23 Km dan tol Trans Timur Lampung sepanjang 23 km.

Selain itu, JSMR juga sedang mengincar pembangunan jalan tol baru di 7 daerah dan akan dibangun pada 2014, di antaranya Medan-Binjai, Padaan-Malang, Bakauheni-Lampung, Kalibaru-Marunda, tol Tengah Surabaya, Cisumdawu dan Palembang-Indralaya. Karena itu, tidak heran jika analis menilai positif terhadap kinerja JSMR di tahun ini.

Terlebih, dengan adanya rencana kenaikan tarif tol 10% yang akan dilakukan pada kuartal ketiga 2013 di sembilan ruas jalan tol, yaitu ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi, Jakarta-Tangerang, Tol dalam kota Jakarta, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Palimanan-Kanci, Tol Semarang, Surabaya-Gempol, Purwakarta- Bandung-Cileunyi, dan Jakarta Outer Ring Road (JORR). “Proyeksi kinerja pertumbuhan di 2013, terutama pada pendapatan usaha yang akan tumbuh mencapai Rp11,53 triliun.” ucap Yusuf Nugraha, analis dari Trust Securities.

Selain itu, sambung dia, JSMR juga akan memperoleh pendapatan tol dari lima ruas jalan tol yang dioperasikan oleh Jasa Marga pada 2013. Kelima ruas jalan tol tersebut antara lain Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, JORR W2, Ungaran-Bawen, Gempol-Padaan, dan Kriyan-Mojokerto paket 4.

BERITA TERKAIT

SMI Tawarkan Kupon Obligasi Hingga 8,7% - Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai pembiayaan infrastruktur, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero/SMI) berencana menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok…

Citibank Peroleh Laba Rp1,4 Triliun

  NERACA   Jakarta - Citibank N.A., Indonesia (Citibank) mencatatkan laba bersih hingga kuartal III-2018 mencapai Rp1,4 triliun. Sayangnya, angka…

Pefindo Prediksi Ada Potensi Gagal Bayar - Obligasi Jatuh Tempo Rp 110 Triliun

NERACA Jakarta – Besarnya dominasi perusahaan pembiayaan dalam penerbitan obligasi, dikhawatirkan akan menjadi kesulitan tersendiri bagi perusahaan seiring dengan jatuh…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BEI Catatkan Rekor Baru Emiten Terbanyak

NERACA Jakarta – Tahun 2018 menjadi catatan sejarah bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, sepanjang tahun ini ada 50…

Pendapatan Toba Bara Tumbuh 43,95%

Di kuartal tiga 2018, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan pendapatan sebesar US$ 304,10 juta, naik 43,95% dari periode…