Mustika Ratu Tambah 230 Gerai Baru - Tingkatkan Penjualan

NERACA

Jakarta – Perusahaan kosmetik, PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menargetkan dapat menambah sekitar 230 gerai distribusi baru pada tahun ini. Sementara, perseroan hingga saat ini telah memiliki dan mengoperasikan sebanyak 120 ribu gerai kecantikan yang tersebar di Indonesia, “Dengan adanya penambahan gerai baru, maka perseroan dapat menggenapi kepemilikan gerainya hingga akhir tahun ini menjadi 350 gerai,\" kata Presiden Direktur Mustika Ratu, Putri K Wardhani di Jakarta kemarin.

Dia menambahkan, selain gerai baru, perusahaan juga nantinya akan menambah distributor-distributor di setiap daerah. Hal ini dilakukan supaya perseroan dapat memperluas jangkauan bisnis.

Menurutnya, dengan adanya penambahan gerai baru tersebut, perseroan akan dapat dengan mudah menjangkau masyarakat, terkait dengan adanya penambahan produk ataupun menguatkan merek, “Ekspansi agresifnya baru dimulai sejak bulan April, jadi baru dapat dirasakan efeknya pada akhir semester dua mendatang,”ujarnya.

Sementara, adanya produk kosmetika ilegal yang masuk ke Indonesia, Putri mengaku, bahwa porsi yang diambil oleh kosmetika ilegal mencapai sekitar 20% dari perputaran kosmetika di Indonesia yang mencapai Rp80 triliun.

Tahun ini, perseroan telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 323,4 miliar atau meningkat 10% dari belanja modal atau capex tahun lalu. Secara keseluruhan, capex akan dipergunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan.

Kata Putri K Wardhani, pendanaan capex perseroan tahun ini berasal dari pendanaan pihak ketiga atau pinjaman bank dan dana kas internal, “Kenaikan capex sebesar 10% dibandingkan tahun lalu ini tidak terlalu besar karena perseroan telah banyak melakukan investasi di tahun lalu.Tahun ini investasi akan banyak diserap untuk operasional seperti mobil toko”, jelasnya.

Hingga saat ini, perseroan telah memiliki 197 ribu outlet dari sebelumnya sebanyak 79 ribu outlet. Rencananya tahun ini akan ada penambahan 400 ribu hingga 500 ribu outlet, dan akan membuat suatu sistem distribusi outlet modern dan tradisional disekitar kota penyangga perluasan yang akan dilakukan 6 sampai 7 bulan ke depan.

Sebagai informasi, laba bersih MRAT mengalami peningkatan dari Rp 27,8 miliar di tahun 2011 menjadi Rp 30,75 miliar pada tahun 2012. Peningkatan juga terjadi pada penjualan bersih perseroan, dari Rp 406,3 miliar di tahun 2011 menjadi Rp 458,1 miliar pada tahun 2012. (bani)

Related posts