Frisian Flag Dukung Peternak Sapi Perah - Bersama Pemerintah Belanda

PT Frisian Flag Indonesia (FFI) meluncurkan sebuah program kemitraan peternak sapi perah yang berkelanjutan dan fasilitas keamanan pangan. Program ini terwujud melalui kemitraan antara FFI, Pemerintah Belanda, Pemerintah Indonesia, Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang dan Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan. Program Kemitraan Peternak Sapi Perah yang berkelanjutan ini akan dilaksanakan dalam kurun waktu 2013 hingga 2017.

Tiga pilar utama program ini adalah “Less & Better” yaitu peningkatan kualitas melalui optimalisasi rantai penerimaan susu dan perbaikan Milk Collection Point (MCP) atau tempat pengumpulan susu dari para peternak yang dikombinasikan dengan peningkatan kemampuan manajemen, “Simple & Effective” yaitu peningkatan pengetahuan kualitas dan kuantitas susu kepada peternak dan karyawan koperasi melalui pelatihan, pendidikan dan praktek di lapangan dan “Sustainable Welfare” yaitu peningkatan produktivitas usaha peternakan sapi perah yang berkelanjutan, melalui pelaksanaan konsep “desa susu percontohan”.

Dengan total dana sebesar Rp130 milyar yang berasal dari bantuan Pemerintah Belanda sebesar Rp52 milyar dan dari FFI dan Koperasi sebesar Rp78 milyar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lebih dari 10.000 peternak sapi perah di Pangalengan dan Lembang. KPSBU Lembang, PTPN 8 Jawa Barat dan FFI bekerjasama dalam pengelolaan desa susu percontohan, bertujuan untuk mengembangkan sektor susu (desa susu percontohan) di wilayah Lembang dimana nantinya akan disediakan lahan yang mampu meningkatkan skala kepemilikan peternak.

Nantinya akan ada lebih dari 10 peternak yang menggabungkan ternak sapi mereka ke dalam sebuah lahan peternakan dimana di dalam lahan tersebut akan tersedia layanan konsultasi profesional bagi para peternak dan tersedia MCP (tempat pengumpulan susu dengan fasilitas pendingin sehingga kualitas susu dapat dipertahankan).

Sementara itu, di Pangalengan akan dibangun minimal 15 unit MCP facilities. Program ini akan mencakup 10.000 peternak sapi perah di Lembang dan Pangalengan. Program ini pada akhirnya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signfikan dalam peningkatan kualitas kuantitas dan kesejahteraan para peternak sapi perah di Indonesia.

Marco Spits, Presiden Direktur FFI menyatakan, Program Kemitraan Sapi Perah Berkelanjutan sejak tahun 1996 di Pangalengan dan Lembang ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas susu segar yang dihasilkan, sehingga diharapkan para peternak sapi perah lokal mampu meningkatkan harga susu segar agar penghasilan dan kesejahteraan mereka turut meningkat. “Upaya pemberdayaan peternakan rakyat di Lembang dan Pangalengan ini, diharapkan dapat berkontribusi lebih dalam memenuhi kebutuhan susu segar sebagai bahan dasar industri susu nasional sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap susu impor sebagai bahan baku.”

Related posts