Garuda Terapkan Manajemen Avtur - Tekan Biaya Operasional

NERACA

BENOA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada tahun ini berencana meningkatkan efisiensi biaya operasional melalui manajemen penggunaan bahan bakar pesawat (avtur) dengan fuel conservation program.

Direktur Operasional Garuda Indonesia, Novijanto Herupratomo mengatakan, sebagian besar biaya operasi (cost operational) perseroan melalui pembelian avtur. Selain untuk menghemat penggunaan biaya operasi, sistem fuel conservation program ini menurutnya juga lebih ramah lingkungan.\"Dari total biaya operasional Garuda, dalam pembelian avtur itu menghabiskan sekitar 30-40%, hal ini juga tergantung harga minyak dunia dan kurs mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS),\" katanya di Benoa, Bali, Kamis (4/7).

Dia menjelaskan, melalui sistem fuel conservation program, perseroan akan mengelola cara penggunaan bahan bakar yang lebih hemat. Lebih lanjut, Novijanto menjabarkan cara yang dilakukan Garuda dengan pengaturan cara terbang maskapainya. Pihaknya akan berkordinasi dengan Air Traffic Controller (ATC), untuk mengambil jalan penerbangan yang lebih singkat.\"Kita mencoba mengambil jalan tercepat dalam penerbangan, ketinggian pesawat juga dioptimalkan dan yang terpenting pengaturan pengangkutan air di dalam pesawat sebelum terbang, carai ini bisa lebih menghemat avtur,\" tambahnya.

Saat ini perseroan mengoperasikan 94 armada pesawat dengan rata-rata sebanyak 470 frekuensi penerbangan perharinya. Dengan jumlah armada yang ada, perseroan menghabiskan avtur sebanyak 800 juta liter hingga 1,2 miliar liter pertahunnya. Melalui penghematan tersebut peseroan bisa memangkas penggunaan avtur hingga 2,3% atau 20-30 juta liter setiap tahunnya.

Sebagai informasi, kuartal pertama 2013 perseroan membukukan pendapatan sebesar US$ 807,2 juta atau meningkat 12,5% dibanding periode yang sama tahun lalu US$ 717,4 juta. Sementara biaya operasi secara konsilidasi mengalami pertumbuhan negatif sebesar 20,7% dari US$ 16,7 juta menjadi US$ 20,1 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Kinerja Memburuk, Dua Komisaris Minta RUPS Ganti Dirut Garuda

NERACA   Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, rencananya akan digelar akhir bulan ini,…

Prabowo Sentil Garuda Di Debat, Wacana Pergantian Dirut Muncul Ke Permukaan

Prabowo Sentil Garuda Di Debat, Wacana Pergantian Dirut Muncul Ke Permukaan NERACA Jakarta - Dalam debat terakhir Pilpres, Capres Prabowo…

Tekan Angka Kerugian - OASA Selektif Pilih Proyek Margin Bagus

NERACA Jakarta – Mencatatkan pendapatan di 2018 sebesar Rp 22,82 miliar atau turun 28,59% dibanding tahun lalu Rp 31,96 miliar,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…