XL Pastikan Jaringan di Lokasi Bencana Aman

Operator telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (ECXL) memastikan jaringan XL saat ini masih pasca musibah gempa yang terjadi di wilayah Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/7).

VP West Region XL, Bambang Parikesit mengatakan, bencana gempa yang terjadi di Aceh Tengah dan Bener Meriah ini menjadi keprihatinan bersama dan termasuk perseroan, “Untuk itu team XL segera menuju lokasi untuk melihat kondisi korban di lapangan sehingga kami bisa mempersiapkan penyaluran bantuan yang diperlukan warga setempat,”ujarnya.

Selain itu, tim XL juga telah memastikan bahwa jaringan XL aman dan tetap bisa melayani pelanggan. Layanan telekomunikasi via XL juga bisa dimanfaatkan oleh aparat yang melakukan tugas penanganan bencana, juga pelanggan operator lain yang saat ini sedang mengalami gangguan dan tidak bisa melakukan komunikasi.

Di wilayah Takengon dan Bener Meriah, terdapat 11 BTS XL yang beroperasi, yang semuanya di-backup oleh genset sehingga telekomunikasi bisa tetap berjalan. Dalam kesempatan ini,, team XL di NAD, turun langsung ke wilayah yang memerlukan bantuan. Sebagai informasi, gempat berkekuatan 6.2 SR mengguncang NAD, bahkan terasa hingga ke wilayah Sumatera Utara. Hingga Rabu kemarin, gempa susulan berskala kecil masih terjadi di NAD, khususnya di area terdekat pusat gempa di Kab Aceh Tengah dan Kab. Bener Meriah. (bani)

BERITA TERKAIT

Menteri Perhubungan - Mudik Harus Berjalan Lancar dan Aman

Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan Mudik Harus Berjalan Lancar dan Aman Bandarlampung - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan…

Menko Darmin Pastikan Kondisi Ekonomi Aman

  NERACA   Jakarta – Sepanjang selasa hingga rabu kemarin, situasi keamanan di kota Jakarta belum kondusif. Namun begitu, Menteri…

BANI Perluas Jaringan di Kancah Internasional

BANI Perluas Jaringan di Kancah Internasional NERACA Jakarta - Perkembangan arbitrase internasional merupakan hal yang menarik, mengingat sengketa komersial internasional…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…