Panorama Raup Laba Rp 32,92 Miliar

Sepanjang tahun 2012, PT Panorama Sentrawisata, Tbk (PANR) mencatatkan laba komprehensif tumbuh 49,11% atau sebesar Rp32,92 miliar dibandingkan tahun lalu hanya Rp22,42 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan di Jakarta kemarin.

Kata Direktur Panorama, Daniel Martinus, tahun 2012 perseroan juga berhasil meningkatkan kinerja keuangan pada sisi pendapatan usaha bruto, laba bersih per saham dasar (IDR penuh), Ebitda, biaya modal dan pemberian deviden sebesar 30% serta meningkatkan karyawan melalui pelatihan.

Menurutnya, dengan segala kendala, tantangan dan oportunitas yang ada selama 2012, perseroan mampu membuktikan diri sebagai perseroan yang solid. Terbukti dengan keberhasilannya dalam meningkatkan pendapatan usaha dan laba komprehensif, menumbuh kembangkan kinerja dan sinergi yang kuat serta berkesinambungan di masing-masing pilar, kemudian mengembangkan kemitraan global dalam bentuk joint ventures (JV) dengan mitra global. “Kemitraan global dalam bentuk JV yang dilakukan Panorama selama 2012 dan awal 2013, yaitu JV dengan Reed Elsevier Exhibitions International (MICE), JV dengan EuropCar (Rent-A-Car) dan JV dengan Carlson Rezidor Hotel Group,” tambah Corporate Secretary Panorama, Bondan Nurdiyanto.

Daniel juga memberikan gambaran umum 2013, yang akan dilakukan perseroan adalah meneruskan rencana serta tindakan konsolidasi dan efisiensi serta mempertajam fokus usaha bidang pariwisata dalam lima pilar utama perseroan.

Upaya meningkatkan pencitraan perseroan dan anak perusahaan dengan melakukan promosi dan akuisisi serta JV yang efektif akan terus dilakukan. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp300 miliar. Penggunaannya untuk membiayai pembelian aset dan pengembangan usaha di setiap pilar bisnis. (bani)

BERITA TERKAIT

NPI Januari-Oktober Defisit US$5,51 Miliar - INDEF MINTA PEMERINTAH WASPADAI HARGA PANGAN

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Oktober 2018 masih defisit US$1,82 miliar secara bulanan (mtm) dan…

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

Ambisi NFC Raup Pundi Keuntungan Bisnis Digital - Dirikan Perusahaan Baru

NERACA Jakarta – Geliat pertumbuhan ekonomi digital saat ini, menjadi berkah dan peluang bagi PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) untuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

HRUM Targetkan Penjualan 4,8 Juta Ton

Hingga akhir tahun 2018, PT Harum Energy Tbk. (HRUM) menargetkan volume produksi dan penjualan batu bara mencapai 4,8 juta ton.…

BNBR Private Placement Rp 9,38 Triliun

Lunasi utang, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) berencana mengonversi utang dengan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih…

Danai Pelunasan Utang - Chandra Asri Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun, emisi penerbitan obligasi masih ramai dan salah satunya PT Chandra Asri Petrochemical Tbl (TPIA)…