Spesialis Diabetes Minim, Pasien Sulit Konsultasi

Jumlah penderita diabetes setiap tahunnya mengalami peningkatan yang luar biasa, namun sayang para penderita sulit untuk konsultasi ke dokter spesialis diabetes, ini dikarenakan terbatasnya jumlah dokter spesilis diabates di Indonesia.

“Ya, terbatasnya dokter spesialis diabetes di Indonesia membuat penderita diabetes sulit mendapatkan edukasi, sementara pasien diabetes sangat memerlukan pengetahuan yang benar tentang diabetes agar mampu melakukan penatalaksanaan mandiri, maka diperlukan personil lain yang peduli tentang edukasi diabetes,” tutur ketua Perhimpunan Edukator Diabetes Indonesia atau PEDI, Dr.dr.Aris Wibudi, SpPD, KEMD.

Ia mengatakan, untuk membatu pasien diabetes PEDI melakukan pelatihan dan memberikan pengetahuan terhadap langkah-langkah untuk mengontrol diabetes. Pembelajaran ini di lakukan secara berkala dengan pelatihan tingkat dasar, maupun tingkat lanjut bagi calon edukator diabetes. Diluar pelatihan berkala, instruktur PEDI tetap melaksanakan edukasi secara rutin sebagai kegiatan sehari-hari di tempat tugasnya masing-masing.

Sedangkan managing Diabetes During Ramadan Map sebagai salah satu bentuk Diabetes Conversation Map (DCM) yang dirancang khusus untuk Ramadan digunakan sebagai alat bagi diabetisi dan keluarga untuk memahami pengelolaan diabetes di bulan Ramadan. Managing Diabetes During Ramadan Map yang dibuat oleh Healthy Interactions bekerja sama dengan International Diabetes Federation (IDF) dan praktisi kesehatan terkemuka dengan dukungan Eli Lilly.

Cakupan topik dalam Managing Diabetes During Ramadan Map adalah memahami risiko berpuasa, apa yang terjadi pada tubuh pada saat berpuasa, komplikasi yang diasosiasikan dengan puasa, mengelola satu hari selama puasa, menyusun rencana pengelolaan diabetes dan Ramadan.

Pelaksaan program ini sudah mulai 18-19 Mei 2013, PEDI sudah melaksanakan pelatihan edukator diabetes untuk mengimplementasikan Managing Diabetes During Ramadan Map dengan total 70 partisipan yang datang dari berbagai kota besar di Indonesia. Kemudian pada tanggal 1 Juni 2013, PEDI melaksanakan train the trainers yang ditujukan kepada dokter untuk memberikan pemahaman akan peran dokter dalam implementasi Managing Diabetes During Ramadan Map.

Pada Managing Diabetes During Ramadan Map sebagai salah satu bentuk edukasi. Diabetisi yang difasilitasi oleh edukator diabetes diajak untuk berdialog dan bertukar pengetahuan mengenai diabetes, baik fakta, mitos, maupun persepsi tentang diabetes. \"Melalui diskusi interaktif dalam bentuk permainan, diabetisi berbagi cerita sukses dan pemecah masalah yang harus dilalui ketika hidup dengan diabetes. Metode ini menyadarkan pasien bahwa mereka tidak sendirian melalui diabetes dan dapat saling menginspirasi pasien untuk mengelola diabetes dengan baik.”, ujarnya.

Managing Diabetes During Ramadan Map dapat membantu diabetisi melalui bulan Ramadan dengan lebih aman dan memahami kondisi kesehatan mereka dengan lebih baik. Dengan demikian, pasien termotivasi untuk melakukan konsultasi pra-Ramadan dengan dokter dan menyusun rencana pengelolaan diabetes dan Ramadan.

Related posts