Bangun CNG di Muara Tawar, PLN Hemat Triliunan Rupiah

NERACA

Bekasi - Direktur Pengadaan Strategis dan Energi Primer PLN, Bagiyo Riawan bersama Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB), Susanto Purnomo melakukan groundbreaking pembangunan proyek compressed natural gas (CNG) muara tawar di Desa Segarajaya, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (1/7).

Menurut Bagiyo Riawan, CNG yang dibangun di pembangkit muara tawar ini merupakan milik PLN yang terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Sebelumnya PLN telah membangun CNG serupa di Jakabaring-Palembang serta di Grati-Jawa Timur. Nantinya, PLN menargetkan akan mengoperasikan enam unit pembangkit peaker dengan teknologi CNG yaitu, di Jakabaring Palembang, di Sei Gelam Jambi, di Gresik-Jawa Timur, di Grati-Jawa Timur, Tambak Lorok-Jawa Tengah, dan Muara Tawar-Bekasi.

\\\"CNG yang dibangun PLN ini merupakan yang terbesar di Indonesia bahkan di dunia, karena umumnya dunia menggunakan Teknologi Liquid Natural gas atau LNG. Bahkan, rencananya kami akan membuat CNG Marrine sehingga gas yang terkompres ini bisa dikirim ke pulau-pulau kecil. Rencana terdekat akan kami kirim ke Lombok sebesar 1 mmscf untuk pembangkit 4 MW,\\\" kata Bagiyo dalam keterangan resminya, kemarin.

Dengan memanfaatkan teknologi gas alam terkompresi (CNG) di Muara tawar, PLN mampu menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) hingga 203 ribu kiloliter atau setara penghematan Rp 1,786 triliun per tahun.

Sementara itu Dirut PT PJB, Susanto purnomo, mengatakan, dibangunnya CNG ini akan memaksimalkan penyerapan gas yang selama ini disuplai dari PGN dan Pertamina EP. \\\"CNG Muara Tawar ini akan memanfaatkan pasokan gas dari PGN melalui pipa South Sumatera West Java II (SSWJ II) dan Pertamina EP sebesar 20 MMSCF,\\\" kata Susanto.

Rencananya, CNG Muara tawar akan beroperasi pada Desember 2013. CNG yang dikerjakan konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PP)-Odira-Adcomp, akan digunakan pada saat beban puncak selama 9 jam untuk kapasitas 400 MW. Ke depan, Storage CNG Muara tawar ini akan dikembangkan menjadi 72 MMSCF. Dan selain di Muara Tawar, PT PJB pun membangun CNG di Gresik.

Hemat BBM

PT PJB memanfaatkan teknologi gas alam terkompresi (Compressed Natural Gas/CNG) untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) saat beban puncak dan memaksimalkan penyerapan gas. Storage CNG akan dibangun di UP Muara Tawar dan UP Gresik.

Ground breaking dimulainya pembangunan Storage CNG di UP Muara Tawar dilakukan Senin (1/7) dan diharapkan tanggal 6 Nopember 2013 Storage CNG ini sudah dapat di ujicoba operasi sebesar 5 MMSCF dan pada tanggal 11 Desember 2013 sudah beroperasi penuh 20 MMSCF. Pembangunan Storage CNG UP Muara Tawar dikerjakan oleh Konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PP) – Odira – Adcomp.

Storage CNG UP Muara Tawar memanfaatkan pasokan gas dari PGN melalui pipa SSWJ II (South Sumatra West Java II) dan Pertamina EP yang tidak terserap saat pembangkit beroperasi di luar beban puncak karena pola pembebanan Sistem Jawa Bali. Total pasokan dari PGN dan Pertamina EP rata-rata 180 BBTUD. Pada saat beban puncak, cadangan gas yang tersimpan pada Storage CNG akan dipakai untuk menggantikan penggunaan BBM.

Dengan cara tersebut, proyek yang menelan biaya investasi 508 Miliar Rupiah ini menghemat pemakaian HSD sebesar 203.000 kL atau setara dengan Rp. 1,786 Triliun per tahun (asumsi harga HSD Rp. 8.800 per liter). Secara keseluruhan setelah diperhitungkan harga gas dan biaya kompresi, maka penghematan yang didapat sebesar Rp. 1,187 Triliun per tahun. Selain itu akan tercipta lingkungan yang lebih baik dengan mengurangi emisi SO2 sebesar 350 ton per tahun.

Storage CNG UP Muara Tawar dengan kapasitas 20 MMSCF akan memberi tambahan daya saat beban puncak sebesar 400 MW selama 9 jam dengan total pasokan gas harian tetap 180 BBTUD. Pada masa mendatang Storage CNG tersebut akan dikembangkan menjadi 72 MMSCF.

Pemanfaatan Storage CNG merupakan salah satu upaya PT PJB dalam melakukan efisiensi dalam biaya bahan bakar. Selain itu juga mendukung program pemerintah untuk mengurangi penggunaan BBM pada mesin pembangkit.

PT PJB merupakan perusahaan pembangkit listrik yang menyediakan energi listrik dan jasa operation and maintenance pembangkit. Memiliki pembangkit dengan kapasitas terpasang 6.977 MW. Merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero) yang didirikan pada 3 Oktober 1995 dan berkantor pusat di Surabaya.

Unit Pembangkitan (UP) UP Muara Tawar merupakan salah satu unit pembangkitan milik PT PJB yang mengoperasikan 5 blok PLTGU dengan kapasitas terpasang 2050 MW. PLTGU Muara Tawar dioperasikan sebagai pembangkit peaker dimana pada waktu beban puncak memerlukan pasokan gas yang lebih besar dibanding pada waktu di luar beban puncak.

CNG merupakan gas alam yang dimampatkan dalam tangki bertekanan tinggi dengan tekanan rata-rata 200-250 bar. Spesifikasi gas: methane : 95% - 97%, Gross Heating Value : 8.000-10.658 Kcal/M3 (900-1200 BTU/SCF), Water Content : 0,16028 gr/M3 (10 Lbs/MMSCF),Temperature : 300 ºC - 380 ºC (850 ºF - 1000 ºF), CO2 : Max 5%, SG : 0,55 – 0,85.

Related posts