Sugih Energy Rampungkan Pengeboran Akatara 2

NERACA

Jakarta – PT Sugih Energy Tbk (SUGI) masih terus melakukan pengeboran di sumur eskplorasi Akatara 2. Hingga saat ini, perusahaan mengaku telah berhasil mengebor sumur migas tersebut sedalam 5.000 feet dari yang ditargetkan mencapai kedalaman kurang lebih 7.000 feet.

Direktur Utama SUGI, Andhika Anindyaguna mengatakan, saat ini kegiatan pengeboran di sumur Akatara 2 sedang diistirahatkan karena dipasang casing pada dinding lubang bor. Setelah, pemasangan casing itu selesai, perseroan akan melanjutkan kegiatan pengeboran, “Saat ini sedang pasang casing dahulu, abis itu kami akan lanjutkan kegiatan pengeborannya,\" katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sementara Direktur di anak usaha SUGI, yakni PT Resources Jaya Tekhnik Management Indonesia (RMI), Agus mengungkapkan, dirinya akan segera melakukan pengeboran kembali disumur Akatara 2, dan ditargetkan dalam 10 hari kedepan proses pengeboran akan mencapai target kedalam 7.000 feet,”Kami pastikan dalam waktu 10 hari kedepan kami sudah capai target kedalaman yang ditetapkan tersebut,\\\"tandasnya.

Seperti diketahui, SUGI sangat serius melakukan pengeboran pada sumur eksplorasi Akatara-2, yang merupakan sumur eksplorasi ketiga pada blok Lemang PSC, di mana Perseroan memiliki participating interest sebesar 49 persen melalui anak usahanya Eastwin Global Investments Ltd.

Adapun proses pengeboran terhadap sumur eksplorasi Akatara-2 ditargetkan memiliki kedalaman kurang lebih 7.000 feet, guna mencapai kedalaman dari Formasi Batu Pasir Intra Gumai, Formasi Talang Akar Atas, Formasi Talang Akar Bawah dan Lapisan Basement Kristalin.

Setelah mencapai kedalaman 7.000 feet, perseroan akan dilanjutkan dengan proses pengujian dan pengambilan data dari sumur eksplorasi Akatara-2 tersebut.\"Kami berharap dapat menyampaikan penjelasan terperinci atas hasil yang diperoleh dari pengeboran pada sumur eksplorasi Akatara-2 tersebut kepada publik dan Otoritas di bulan September 2013,\" kata Andhika.

Selain itu, hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) juga memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun 2012 untuk ekspansi usaha. \"Pemegang saham sepakat untuk mengalokasikan sebagian kecil atau sekitar 0,7% dari laba bersih 2012 sebagai dana cadangan, dan sisanya sebesar 99,3% di alokasikan sebagai laba ditahan, guna menunjang bisnis perseroan,\" kata Andhika.

Sebagai informasi, di sepanjang 2012, SUGI berhasil mencetak laba bersih sebesar US$ 2,89 juta, dibandingkan dengan periode serupa tahun sebelumnya yang merugi hingga US$ 0,78 juta dolar. Kenaikan laba bersih ini, didukung oleh tumbuhnya pendapatan pada tahun 2012 sebesar 118% menjadi US$ 7,56 juta, dari US$ 3,47 juta di tahun sebelumnya. (bani)

Related posts