Investor Tetap Waspadai Investasi Bodong

Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Padang mengingatkan masyarakat mewaspadai investasi dengan iming-iming keuntungan besar setiap bulan karena tidak tertutup kemungkinan merupakan penipuan,”Penipuan investasi dengan menggunakan skema \'ponzi\' dilakukan dengan modus calon investor diimingi keuntungan tetap dalam jumlah besar setiap bulan, dan diajak untuk merekrut orang lain sebanyak mungkin,\" kata Kepala Kantor PIPM Sumbar Reza Syadat Syahmeini di Padang akhir pekan kemarin.

Menurut dia, dengan modus tersebut, pada awalnya keuntungan yang dijanjikan memang dibayarkan kepada investor untuk menarik minat orang lain, namun setelah banyak yang menanamkan modal, pemilik akan melarikan uang dan tidak lagi membayar keuntungan.

Oleh sebab itu, jika ada pihak yang menawarkan investasi dengan keuntungan tetap setiap bulannya melebihi rata-rata bunga perbankan, hal pertama yang harus dicermati adalah apakah telah memiliki badan hukum.

Saat ini rata-rata bunga perbankan per tahun hanya lima persen dan jika ada investasi yang berani memberi keuntungan sanpai 10%per bulan jelas tidak masuk akal. Kemudian, tidak ada satu pun investasi yang dapat memastikan akan memberikan keuntungan pasti dan tetap setiap bulan sekalipun perusahaan besar.

Kata Reza, hal pertama yang harus diperhatikan ketika akan berinvestasi pada suatu perusahaan adalah pastikan telah memiliki badan hukum yang jelas dan terdaftar,”Jika perusahaan tersebut melakukan penghimpunan dana dari masyarakat maka harus ada izin dari badan berwenang sesuai dengan jenis investasi,\" kata dia.

Maka untuk memastikan apakah suatu perusahaan yang menawarkan investasi telah memiliki izin dan aman dapat menanyakan langsung kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui nomor pelayanan 021 500655. Kemudian, pastikan perusahaan tersebut memiliki laporan keuangan yang baik serta dapat diakses oleh investor. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Investasi Properti Semakin Bergairah Usai Pengumuman Hasil Pemilu

Investasi Properti Semakin Bergairah Usai Pengumuman Hasil Pemilu NERACA Jakarta - Pengusaha properti menilai investasi di sektor properti akan semakin…

Perbaiki Defisit Transaksi Berjalan, Perhitungan Investasi Migas Dirombak

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan dua kebijakan, yakni di antaranya merombak mekanisme perhitungan investasi eksplorasi migas PT.…

Waspadai Makanan Berformalin dalam Takjil

NERACA Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pengawasan pangan secara intensif jelang Hari Raya Idul Fitri atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bisnis Properti Penuh Tantangan - Penjualan Residensial MDLN Tumbuh 130,49%

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) berhasil melewati tahun 2018 sebagai tahun yang penuh tantangan dengan…

Gandeng Kerjasama dClinic - RS Batam Layani Kesehatan Blockchain

NERACA Jakarta – Bisnis industri kesehatan dan kecantikan di Indonesia masih memiliki potensi pasar yang besar. Menjawab kebutuhan pasar kesehatan…

Investor di Sumut Bertambah 1.513 Orang

Pertumbuhan investor pasar modal di kalangan milenial terus berkembang pesat. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejak Januari - April…