Platon Niaga Berjangka Luncurkan Mini Account - Targetkan Transaksi 360 Ribu Lot

NERACA

Jakarta - Tahun ini, perusahaan trader bursa komoditi PT Platon Niaga Berjangka (PNB) menargetkan transaksi nasabah sebanyak 360 ribu lot. Perseroan optimis, target tersebut bisa dicapai mengingat perseroan telah merelaunching websitenya, dengan perdagangan Mini Account.

Marketing Director PNB Jonson Sihaloho mengatakan, mini account memiliki manfaat dan kemudahan untuk nasabah ritel dalam melakukan transaksi dengan nilai minimal Rp5 juta, “Fokus kami sekarang pada Mini Account dan nasabah ritel. Untuk itu kami mendesain website kami sesuai dengan apa yang dibutuhkan nasabah. Total nasabah kita nggak bisa sebut karena tidak ada yang flat, kuartal 3 sebanyak 120 ribu mini lot, nanti kuartal 4 targetnya bisa 240 ribu mini lot jadi sepanjang tahun bisa 360 ribu lot, tapi ini kan tidak tetap ya ada fluktuasi,” katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Saat ini, pihaknya akan fokus pada dua produk yang ditransaksikan yaitu emas dan forex. Kedua jenis komoditi tersebut memiliki prospek yang cukup bagus. Selain itu, pihaknya juga akan menyasar nasabah ritel untuk meningkatkan transaksi hariannya.

Dia menambahkan, perseroan miliki izin dari Bappebti untuk memperdagangkan Mini Account dan merupakan anggota dari BBJ, “Kita punya departemen riset. Melirik investor middle ke bawah. Dulu di corporate sekarang ritel. Sekarang gold sama forex saja perdagangannya, dulu ada produk crude oil,” terang Jonson.

Jonson menyebutkan, untuk sehari saja, transaksi PNB mencapai minimal 4000-5000 lot untuk 1 cabang kantor pusat. Saat ini, pertumbuhan akun mini ini bisa menjaring 300 klien setiap bulannya.“1 lot di reguler, 10 lot di mini. Mini Account ini baru jalan 3 bulan. Kenapa mini untuk lebih klasifikasi. Kenapa ritel karena pangsa pasar lebih besar,” katanya.

Untuk mendukung suksesnya perdagangan mini account tersebut pihaknya menggunakan sistem Direct Market Access (DMA) yang sampai saat ini belum dimiliki oleh perusahaan pialang berjangka lainnya di Indonesia kecuali PNB dan PT Valbury Asia Futures. “Klien atau nasabah akan mendapatkan pilihan harga terbaik dari bank-bank multinational melalui sistem provider kami tanpa harus melalui dealing desk,”jelasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Niaga Pangan - Kebijakan Tolak Impor Bawang Putih Dinilai Perkuat Petani Lokal

NERACA Jakarta – Kebijakan tegas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang menahan pemberian izin impor 100 ribu ton bawang putih kepada…

Allianz Luncurkan Perlindungan Kesehatan Tambahan

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Allianz Life Indonesia melalui Allianz Health & Corporate Solutions (AHCS), memperkenalkan manfaat…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rugi Mustika Ratu Membengkak 71,21%

Performance kinerja keuangan PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) belum membuahkan hasil. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi yang dapat diatribusikan kepada…

Pefindo Sematkan Rating A- Adhi Karya

Melesatnya pencapaian kinerja keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) belum membawa pengaruhi positif terhadap rating perseroan. Sebaliknya, PT Pemeringkat…

Acset Bukukan Rugi Bersih Rp 90,69 Miliar

NERACA Jakarta - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatatkan rugi bersih di kuartal pertama 2018 sebesar Rp90,69 miliar, berbalik dibandingkan…