Exploitasi Energi Bagikan Dividen Rp 16,3 Miliar

NERACA

Jakarta – Meskipun mengalami sedikit penurunan laba bersih dari sebelumnya Rp.91,5 Miliar menjadi Rp.81,6 Miliar, tidak menyurutkan PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) untuk membagikan dividen kepada pemegang saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Disebutkan, berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), menyetujui untuk membagikan tunai dengan total nilai sebesar Rp.16,3 miliar,- atau Rp.3,84,- per lembar saham atau 20%, dari dana cadangan.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2012, PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 46% dan EBITDA sebesar 18% dari tahun sebelumnya.EBITDA mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp.145,5 miliar menjadi Rp.171,7 miliar.

Sedangkan penjualan mengalami peningkatan sebesar Rp. 1,515 triliun yaitu dari kegiatan penjualan batubara sebesar Rp. 1,407 Triliun, pendapatan listrik PLTU sebesar Rp.88,2 miliar dan penjualan jasa kepada pihak ketiga sebesar Rp.19,5miliar, dibandingkan dengan tahun 2011 penjualan sebesar Rp.1,036 triliun yaitu dari kegiatan penjualan batubara sebesar Rp.1,009 triliun, pendapatan listrik PLTU Rp.18,5 miliar dan penjualan jasa kepada pihak ketiga sebesar Rp.8,1 miliar.

Kemudian beban usaha perseroan mengalami peningkatan sebesar 57,36% dibandingkan tahun sebelumnya Rp.40,1 miliar naik menjadi Rp.63,1 miliar. Peningkatan beban usaha tersebut seiring dengan peningkatan laba usaha dimana salah satunya dari peningkatan pendapatan PLTU Pangkalan Bun yang telah beroperasi secara penuh, sehingga walaupun ada peningkatan beban usaha namun perseroan mengalami peningkatan laba usaha sebesar 11,7% yakni dari sebelumnya Rp.136,2 miliar menjadi Rp.152,1 miliar.

Maka dengan beroperasinya PLTU Pangkalan Bun secara penuh, perseroan menanggung beban bunga atas pinjaman untuk PLTU Pangkalan Bun secara 1 tahun penuh (full year). Hal ini menjadikan adanya kenaikan beban bunga sebesar 148%, sehingga laba bersih Perseroan mengalami sedikit penurunan dari sebelumnya Rp.91,5 Miliar menjadi Rp.81,6 Miliar.

Dengan kinerja tersebut, nilai buku Equity perseroan pada tahun 2012 mengalami peningkatan menjadi sebesar Rp.918,6 miliar atau nilai buku Equity per saham sebesar Rp.216,-, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp.837,1 miliar atau nilai buku Equity per saham sebesar Rp.197,-. (bani)

BERITA TERKAIT

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Danai Untuk Modal Kerja - Asiaplast Beri Pinjaman TBE Rp 1,3 Miliar

NERACA Jakarta - Emiten produsen plastik, PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) memberikan pinjaman kepada PT Tiga Berlian Electric (TBE) untuk…

ICBP Sisakan Dana IPO Rp 417,49 Miliar

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, emiten makanan dan minuman, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) telah merealisasikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…