Benakat Petroleum Bidik Pendapatan Rp 2,2 Triliun - Pasca Akuisisi Astrindo Mahakarya

NERACA

Jakarta - Perusahaan energi terintegrasi, PT Benakat Petroleum Energy, Tbk (BIPI) telah merampungkan akuisisi perusahaan infrastruktur batubara PT Astrindo Mahakarya Indonesia (AMI). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (27/6).

Selain itu, perseroan juga mengungkapkan, sepanjang tahun 2012 berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 8,67 miliar melonjak 109% dari tahun 2011, dimana pada tahun sebelumnya masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 61,4 miliar, “Kenaikan laba bersih tersebut sebagian besar di kontribusikan dari kenaikan pendapatan perseroan dari sektor minyak bumi,penurunan beban lain‐lain karena telah berkurang utang perseroan dan juga meningkatnya pendapatan lain‐lain dari meningkatnya serapan laba bersih Elnusa, yang merupakan perusahaan asosiasi perseroan,”kata Presiden Direktur PT Benakat Petroleum Energy Tbk, Suluhudin Noor.

Dia juga menambahkan, dengan telah diselesaikannya akuisisi AMI pada tanggal 25 Juni lalu, diharapkan akan terjadi lonjakan EBITDA sebesar Rp 1,8 triliun dan membukukan pendapatan sebesar Rp 2,2 triliun dengan laba sebelum pajak sebesar Rp 720 miliar pada tahun 2013. “Kami berharap, dengan telah diakusisinya AMI dapat meningkat kinerja BIPI menjadi jauh lebih baik di tahun‐tahun mendatang sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan dari para stakeholder kami,”tuturnya.

Disamping itu, hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) juga menyetujui perombakan direksi dengan menyetujui pengunduran diri Bapak Theodorus Ito Prawira Jatty selaku Komisaris Independen dan Bapak Ferdy Yustianto selaku komisaris Perseroan dengan memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada beliau, selanjutnya menyetujui mengangkat Bapak Paulus Suwarno selaku Komisaris Independen Perseroan.(bani)

BERITA TERKAIT

Pemda Jateng Terbitkan Obligasi Rp 1,2 Triliun

NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, pemerintah daerah Jawa Tengah (Jateng) berencana menerbitkan obligasi daerah senilai Rp 1,2…

OJK Targetkan Capai Rp 250 Triliun di 2018 - Pendanaan di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Geliat transaksi saham di pasar modal seiring dengan pesatnya pertumbuhan investor dan jumlah emiten, menjadi keyakinan Otoritas…

UNTR Investasikan Dana Rp 13,22 Triliun - Akuisisi Tambang Emas di Sumut

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnis komoditi, PT United Tractors Tbk (UNTR) menyampaikan rencana akuisisi tambang emas Martabe di Sumatera Utara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hasnur Group Bina Juara Dunia Karate

NERACA Jakarta - Keinginan Fauzan, karateka asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang belum lama ini berhasil memenangi Kejuaraan Dunia Karate Tradisional…

BNI Terbitkan MTN Subordinasi Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - Perkuat likuiditas dalam rangka rangka mendanai ekspansi bisnis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada tanggal 10…

ADHI Kantungi Kontrak Baru Rp 7,45 Triliun

NERACA Jakarta — Sampai dengan Juli 2018, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru Rp7,45 triliun dengan kontribusi…