Tingkatkan Modal, Bank of India Tunda Dividen

Guna menunjang peningkatan bisnis, PT Bank of India Indonesia Tbk memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersih Rp54,99 miliar pada tahun buku 2012.

Direktur Utama Bank of India Indonesia Ningsih Suciati mengatakan, keputusan tidak membagikan dividen telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), “Pemegang saham berkomitmen terus memerkuat permodalan untuk menunjang bisnis yang ditunjukkan dengan menahan laba bersih untuk memerkuat permodalan,”katanya di Jakarta, Kamis (27/6).

Selain itu, RUPST juga memutuskan untuk mengangkat Vijayalakshmi R. Iyer sebagai komisaris utama perseroan, menggantikan Ruko R. Chugani. Selama 2012, perseroan mencatatkan perolehan laba setelah pajak sebesar Rp54,99 miliar atau tumbuh 14,4% dibandingkan dengan Rp48,07 miliar selama 2011.“Kami memroyeksikan laba setelah pajak per akhir tahun ini bisa mencapai Rp64,88 miliar. Per Maret 2013, kami sudah menghimpun laba bersih Rp20,98 miliar,”ujar Ningsih. (bani)

BERITA TERKAIT

Saksi: Penyetoran Modal PLTU Tidak Sesuai Aturan

Saksi: Penyetoran Modal PLTU Tidak Sesuai Aturan NERACA Jakarta - Direktur Utama PT Samantaka Batubara A.M. Rudy Herlambang selaku saksi…

Gubernur Sumsel Minta Bank Perbanyak KUR

Gubernur Sumsel Minta Bank Perbanyak KUR NERACA Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru minta kepada perbankan termasuk bank…

Kotak Pandora Tunda Bayar Jiwasraya

Oleh: Irvan Rahardjo, Komisaris Independen AJB Bumiputera 1912 (2012-2013) Kegaduhan terjadi ditengah perhelatan akbar IMF World Bank Annual Meeting di Bali 8…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…