Kobexindo Tawarkan Program Financing 1% - Perkuat Sektor Konstruksi

NERACA

Yogjakarta – Perusahaan alat berat, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) memperkuat segmen kontruksi dan pertambangan batu dan pasir (Quarry) di Daerah Istimewa Yogjakarta dan Jawa Tengah dengan memperkenalkan alat berat kelas berupa Excavator DX-225 yang dapat dipergunakan di sektor konstruksi dan quarry serta Doosan Forklift industrial.“Potensi sektor konstruksi dan quarry di Daerah Istimewa Yogjakarta serta Jawa Tengah dan sekitarnya sangat besar. Pembangunan infrastruktur pada koridor ekonomi Jawa merupakan salah-satu fokus dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI),”kata Wakil Direktur Utama PT Kobexindo Tractors Tbk, Andry B. Limawan dalam siaran persnya di Yogjakarta, Kamis(27/6).

Menurut data Bank Indonesia, sektor mining dan quarry memiliki kontribusi 11,4% dan sektor konstruksi berkontribusi 10,2% terhadap GDP Indonesia tahun 2012. Pulau Jawa merupakan salah-satu daerah sentral dalam pengembangan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan GDP di sektor konstruksi.

Data dan prospek tersebut mendorong Kobexindo untuk memperkenalkan Excavator Doosan DX-225 yang berada di kelas 25 ton di Yogjakarta. Dalam pemetaan Potensi Ekonomi Daerah Koridor Wilayah Jawa, yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Industri Barang Galian non Logam di DI Yogjakarta menempati peringkat tiga besar untuk segmen industri dan perdagangan.

Sebelumnya, Perseroan sukses memasarkan Doosan Excavator S-500 dan Daewoo Truck untuk kelas 30-50 ton yang ditujukan untuk pangsa pasar pertambangan. Bahkan Doosan S-500 menjadi pemimpin pasar di kelasnya pada tahun tahun 2010 dan 2011.

Untuk mendorong dan meningkatkan penetrasi pasar alat berat di sektor konstruksi dan quarry, Kobexindo juga menawarkan program pembiayaan (financing) berbunga rendah yang bekerjasama dengan CSUL Finance yang khusus menangani pembiayaan alat berat, “Untuk pembelian dalam denominasi Dollar AS kita memberikan program “Triple One” atau 1% interest, 1% provision dan 1% insurance. Sedangkan penjualan dalam denominasi Rupiah bernama “Triple Eight” atau bunga 8,88% dengan pembayaran cicilan pertama di bulan ketiga atau bebas cicilan pada dua bulan pertama,” jelas William Jonatan Direktur Marketing PT Kobexindo Tractors Tbk.

Dia menjelaskan, program tersebut disiapkan untuk pembiayaan excavator Doosan DX-225 bertenor 12 bulan, 24 bulan dan 36 bulan serta didukung layanan purna jual yang tersebar di 11 kantor cabang, 1 kantor pendukung dan 1 kantor pusat. Dengan demikian cakupan layanan Perseroan dapat menjangkau dari Aceh hingga Papua.“Kami terus melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan penjualan dan penetrasi alat berat. Kombinasi strategi atas harga yang kompetitif, produktifitas yang efektif dan maksimal dengan Program pembiayaan dan penjualan menarik serta dukungan purna-jual yang solid akan meningkatkan daya saing kami diantara produsen dan distributor alat berat lainnya,” tegas Andry B. Limawan.

Kobexindo selama ini dikenal sebagai salah satu distributor alat berat pertambangan dengan tonase 30-50 ton. Untuk meningkatkan kinerja penjualan alat berat pertambangan yang memiliki kontribusi sebesar 87% terhadap total penjualan Perseroan. Kobexindo melakukan diversifikasi ke sektor Agribisnis, Forestry dan Konstruksi. (bani)

Related posts