Kiat Berbisnis Cutting Sticker

Meski tidak digolongkan sebagai bisnis besar, usaha cutting sticker juga tidak bisa dikateorikan sebagai bisnis kecil, sehingga bisa dikatakan untuk memulai bisnis ini pelaku harus memiliki modal cukup serta keahlian yang mumpuni .

Maklum, sama seperti bisnis lain, usaha cutting sticker juga membutuhkan investasi untuk peralatan kerja, bahan dalam berbagai jenis material, serta keahlian untuk mendapatkan kualitas kerja yang dinginkan. Apalagi dalam pekerjaan ini tidak dapat dikerjakan oleh satu orang, mungkin kalau pesanan masih sedikit, bisa saja dilakukan satu orang, tetapi kalau mulai berkembang, tentu satu orang pekerja taka akan mampu memberikan pelayanan terhadap semua pelanggan.

Nah, untuk mengetahui apa saja yang diperlukan dalam membangun bisnis cutting sticker dan bagaimana mempersiapkan bisnis ini, di bawah ibi akan dibahas strategi jitu agar usaha cutting sticker milik Anda dapat berjalan dengan baik.

Pertama, pastikan diri untuk belajar dan lebih akan pengetahuan desain grafis dan cara mengoperasikan software-nya. Logikanya, kalau kita tidak menguasai ini, maka kita harus punya pegawai yang hebat mendesain dan menggambar. Meski demikian, untuk memahami cara kerja yang baik tetap saja si empunya usaha harus mengerti benar akan hal itu.

Kemudian, cari lokasi untuk tempat usaha yang baik. Ada baiknya tempat usaha dipilih dan ditetapkan pada lokasi yang strategis. Terutama yang ramai dilalui kendaraan bermotor. Kalau bisa cari lokasi yang belum ada pemain lain. Lokasi yang ramai mempercepat proses pengenalan gerai usaha cutting sticker Anda.

Nah, mengenai tempat usaha ini memang sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan, tak perlu besar kalau modal yang dimiliki pas-pasan. Meski demikian, tempat usaha tersebut memiliki ruang produksi untuk proses pemotongan, penempatan stok bahan, dan ruang penerima tamu, agar konsumen merasa nyaman.

Setelah itu, siapkan bahan baku. Bahan baku utamanya stiker polos. Selebihnya stiker berwarna. Bagaimana mendapatkannya pun cukup mudah. Karena bahan baku tadi dapat dibeli dengan menghubungi suplier merek-merek stiker ternama, seperti 3M, Aslan, Oracal, Kiwalite, dan lain-lain.

Perlu diketahui, usaha ini sangat didukung dengan komputer kerja yang canggih. Sehingga, komputer yang harus dimiliki mampu mengoperasikan program-program desain semacam Freehand, Coreldraw, Adobe, serta program cutting sticker semacam Art Cut dan Casmate atau rolland. Soal harga, komputer macam ini mungkin harganya saat ini di atas Rp3 juta.

Lalu, beli mesin pemotong atau cutting machine, untuk memotong stiker sesuai dengan apa yang diinginkan pelanggan dan telah dibentuk di komputer. Harga alat ini lumayan mahal, yaitu antara Rp15 juta-Rp 40 juta per buah, tergantung dari jenis dan mereknya.

Selain itu, perlengkapan penunjang kerja usaha cutting sticker mutlak dibutuhkan. Misalnya, kamera digital, scanner, mesin pencetak (printer), hingga perkakas pelangkap cutting sticker seperti gunting, pinset, selotip, dan lain sebagainya.

Terakhir, mengerti dengan baik akan penjualan dan pemasaran, banyak jenis usaha yang membutuhkan jasa cutting sticker, untuk menjadi lebih besar maka bersiaplah dengan pengetahuan pemasaran yang baik.

Related posts