BTN Tingkatkan Layanan Kantor Prioritas di Pekanbaru - Incar DPK Rp50 Miliar

NERACA

Pekanbaru - Sesuai rencana bisnis tahun 2013, PT Bank Tabungan Negara Tbk akan melakukan peningkatan layanan kantor BTN Prioritas di wilayah Pekanbaru. Perkembangan bisnis di wilayah Pekanbaru menjadi pertimbangan manajemen Bank BTN untuk memberikan layanan lebih kepada para pelaku bisnis di wilayah tersebut. Irman Alvian Zahiruddin, Direktur Bank BTN mengatakan, kantor layanan prioritas di Pekanbaru ini merupakan kantor layanan BTN Prioritas ke-15 yang sudah ditingkatkan layanannya dari target perseroan 20 kantor pada 2014 mendatang.

”Inovasi produk perbankan menjadi sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi. Hal ini telah menjadi perhatian Bank BTN dalam pengembangan produknya. Untuk meningkatkan pelayanan kepada para nasabahnya di wilayah Pekanbaru, Bank BTN memperbaiki kantor layanan prioritas di wilayah tersebut. Potensi bisnis di wilayah ini berkembang sangat pesat,” ungkap Irman di Pekanbaru, Rabu (26/6).

Kantor layanan BTN Prioritas di Pekanbaru ini merupakan yang ke-15 setelah sebelumnya dilakukan perbaikan serupa di wilayah Jakarta Kuningan, Jakarta Harmoni, Kebon Jeruk, Kelapa Gading, Cawang, Melawai, Bekasi, Surabaya, Semarang, Makassar, Malang, Bandung, Bogor dan Yogyakarta. Sesuai rencana perseroan tahun 2013 akan dilakukan peningkatan layanan pada 10 kantor BTN Prioritas. Yogyakarta adalah kantor layanan BTN Prioritas yang telah dilakukan peningkatannya pada tahun 2013. Menyusul kemudian hari ini Pekanbaru dan menyusul kemudian Balikpapan, Batam, Denpasar, Banjarmasin, Solo, Tangerang, Depok dan Palembang.

”Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya layanan BTN Prioritas yang dapat diberikan oleh kantor cabang kami akan semakin banyak nasabah yang dapat diberikan layanan lebih, disamping peluang untuk penggalangan dana masyarakat yang berdampak pada meningkatnya dana pihak ketiga (DPK) Bank BTN,” jelas Irman, menambahkan. Dengan peningkatan layanan lebih ini, pihaknya berharap dapat menambah perolehan DPK Bank BTN Pekanbaru. Setidaknya, lanjut Irman, sekitar 30% dari nasabah yang ada menjadi nasabah BTN Prioritas akan berdampak pada bertambahnya DPK sekitar Rp50 miliar.

”Paling tidak dalam setiap peningkatan layanan yang kami lakukan bagaimana dapat berdampak pada bertambahnya DPK. Kami serius untuk menggali dana masyarakat agar cost of fund Bank BTN dapat terus bersaing di pasar,” tegas Irman. Bank BTN per 31 Maret 2013 telah memiliki 3 Kantor Wilayah, 65 Kantor Cabang, 223 Kantor Cabang Pembantu, 479 Kantor Kas, 50 Unit Usaha Syariah, dan 2.922 outlet Kantor Pos Online. Perseroan juga telah memiliki 1.499 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 40 ribu ATM yang terkoneksi dengan jaringan ATM Link, Bersama dan Prima. Bank BTN juga telah dilengkapi dengan layanan prioritas di 14 kantor yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

Pada posisi yang sama Bank BTN membukukan aset sebesar Rp120,178 triliun atau tumbuh 31,60% dari posisi yang sama tahun 2012 yang sebesar Rp91,317 triliun. Sementara dari sisi kredit dan pembiayaan mengalami pertumbuhan dari Rp66,482 triliun pada 2012 menjadi Rp88,511 triliun pada 31 Maret 2013. Dana Pihak Ketiga perseroan tumbuh dari Rp64,692 triliun di 2012 menjadi Rp87,087 triliun pada tahun ini. DPK BTN pada 2013 pertumbuhannya mencapai 34,62%. Laba bersih Bank BTN pada triwulan I 2013 sebesar Rp334 miliar, atau tumbuh lebih baik dibanding posisi yang sama tahun lalu senilai Rp313 miliar.[kam]

Related posts