Indofood Rampungkan Akuisisi Grup Comphania - Investasikan Dana US$66,6 Juta

NERACA

Jakarta- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) merealisasikan rencana akuisisi grup Comphania Mineira de Acucar e alcool Participacoes (CMAA) dan entitas anaknya sekitar US$66,6 juta. Aksi koporasi ini dilakukan melalui anak usahanya yaitu Indofood Agri Resources Ltd.Informasi tersebut disampaikan Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Werianty Setiawan, dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (26/6).

Disebutkan, proses akuisisi perseroan melalui anak usaha tersebut dilakukan pada 25 Juni 2013. Dengan akuisisi tersebut, grup CMAA telah menjadi entitas patungan perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 50%.

Manajemen perseroan sebelumnya telah menandatangani perjanjian tentang rencana akuisisi tersebut pada 26 Januari 2013. Adapun yang terlibat dalam penandatanganan tersebut, yaitu Indo Agri Brazil, Apia Sp Participacoes, anak usaha dari JF Citrus Agropecuaria Ltda (JF Group), ZAM Ventures, dan Fundo de Investimento em Participacoes PCP. JF Group akan meningkatkan kepemilikan sahamnya dalam CMAA dengan mengambil bagian seluruh saham yang akan dikeluarkan oleh CMAA tersebut.

Seperti diketahui, untuk menyukseskan rencana akuisisi ini perseroan mengaku akan mendirikan anak usaha di Singapura. Seluruh saham anak usaha yang bernama IFAR Brazil Pte Ltd. Selanjutnya, perusahaan tersebut mendirikan Indo Agri Brazil Participacoes Ltd yang seluruh sahamnya dimiliki oleh IFAR Brazil.

Selain menyelesaikan akusisi perseroan juga akan mengupayakan pengembangan bisnisnya. Salah satunya, perseroan bakal mengembangkan bisnis perkebunan sawit baru dan bangun pabrik susu. Untuk pengembangan kebun sawit baru perseroan ditaksir menggelontorkan dana investasi sebesar US$ 250 juta dan US$ 130 juta untuk bangun pabrik susu, “Kebutuhan investasi tahun depan, untuk agro US$ 250 juta,” ucapnya.

Menurutnya, kebutuhan dana usaha agrobisnis dijalankan oleh anak usaha perseroan, PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Indonesia Tbk. Pengembangan usaha berupa pembibitan kelapa sawit, pemuliaan, penyulingan, branding, dan shorting. Selain sawit perseroan juga mengembangkan perkebunan karet, tebu, kakao dan teh.

Sementara untuk pembangunan pabrik susu di Lampung juga terus dikembangkan. Selain itu, perseroan juga akan memperbesar kapasitas pabrik makanan ringan dan sambal di Semarang. Masing-masing membutuhkan dana US$ 30 juta dan kurang dari US$ 30 juta.

Hingga kuartal pertama 2013, perseroan membukukan penurunan pada laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 11,4% menjadi Rp722,4 miliar dibandingkan sebelumnya sebesar Rp815 miliar. “Kinerja kuartal ini dipengaruhi oleh turunnya kinerja grup agribisnis karena harga CPO dan karet yang turun beban yang lebih tinggi,\" ungkap INDF, Anthony Salim,

Perseroan mencatatkan peningkatan pada penjualan bersih perseroan kuartal pertama 2013 sebesar 8,7% menjadi Rp12,86 triliun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp11,83 triliun. Terjadinya peningkatan penjualan tersebut tercatat berasal dari grup produk konsumen bermerek sekitar 45%, bogasari 26%, agribisnis 21% dan distribusi sebesar 8%. (lia)

Related posts