Mandiri Terapkan transaksi e-Commerce di Kartu Debit - Fokus Bisnis Ritel

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk meluncurkan layanan terbaru pada kartu Mandiri Debit yang dapat melakukan transaksi e-Commerce untuk mendorong peningkatan frekuensi maupun volume transaksi nasabah. Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Hery Gunardi mengatakan, peluncuran fitur transaksi online pada kartu Mandiri Debit ini merupakan upaya perseroan untuk mengembangkan bisnis dengan fokus pada segmen retail payment. “Ini komitmen dan inovasi kami untuk memberi layanan kepada nasabah, khususnya transaksi online yang kini sedang jadi tren di masyarakat. Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk menjamin keamanan transaksi nasabah pada sistem online,” ujar Hery di Jakarta, Rabu (26/6).

Hingga Maret 2013, frekuensi transaksi nasabah yang menggunakan kartu Mandiri Debit telah mencapai 11 juta transaksi. Volume ini tumbuh 38% dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar 7,9 juta transaksi. Apabila dilihat dari transaksi nasabah, Hery mengatakan, telah terjadi peningkatan sebanyak 54% menjadi Rp7,6 triliun dari Rp5 triliun pada Maret 2012. “Ini artinya masyarakat mulai terbiasa dengan sistem transaksi online,” tambah Hery. Untuk pengamanan, dilakukan dengan mekanisme Verified by Visa, dan One Time Password guna meningkatkan keamanan nasabah saat melakukan transaksi online. Dia juga berharap, fitur alat pembayaran terbaru ini akan memberikan channel baru untuk kenyamanan bertransaksi.

Menurut Hery, nasabah tidak perlu melakukan permintaan aktifasi layanan jika akan melakukan transaksi online (e-Commerce). Hal penting yang harus diperhatikan nasabah pemilik kartu Mandiri debit agar dapat bertransaksi online eCommerce adalah status kartunya aktif dan nomor telepon selulernya terdaftar pada sistem bank. Lebih lanjut Hery menjelaskan, berdasarkan data Bank Indonesia, total kartu debit yang beredar di Indonesia hingga Maret 2013 mencapai sebanyak 75 juta kartu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10,5 juta kartu diterbitkan oleh Bank Mandiri, dengan penguasaan pasar (market share) sebesar 14%.

“Saat bertransaksi online, nasabah hanya perlu menginput nomor kartu Mandiri debit yang terdaftar di sistem Bank Mandiri pada situs merchant bersertifikat Visa (VbV/3D Secure). Selanjutnya, sistem Bank Mandiri akan mengirimkan Password/Authorization Code ke nomor seluler yang telah didaftarkan,” tukas Hery. Dia pun menambahkan, guna otentikasi transaksi, nasabah kemudian memasukkan Password atau Authorization Code tersebut pada layar konfirmasi yang muncul pada layar transaksi belanja. “Transaksi ini juga sangat aman karena dilengkapi oleh Password/Authorization Code yang diterima nasabah berbeda setiap kali transaksi dilakukan, yang dikenal dengan isitilah One Time Password (OTP),” tandasnya.[sylke]

BERITA TERKAIT

Kominfo Tidak Batasi Lagi Registrasi Kartu SIM Dengan NIK

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memutuskan bahwa satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) bisa digunakan untuk mendaftarkan lebih dari 3 nomor…

Tips Bisnis Fashion Di Bulan Puasa dan Lebaran

Bulan Ramadan menjadi salah satu bidikan untuk mendulang untung bagi pengusaha fashion . Pada bulan puasa tersebut, hampir semua umat…

BEI Luncurkan Tiga Indeks Saham Baru - Dongkrak Transaksi Saham

NERACA Jakarta – Pacu daya saing industri pasar modal dan juga meningkatkan transaksi saham, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Perbankan Bakal Respon Cepat Kenaikan Bunga Acuan?

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya atau BI Saven Day…

OJK Bekukan Kegiatan Usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan karena belum…

Bank DKI Borong 8 Penghargaan Kepuasan Nasabah

      NERACA   Jakarta - Bank DKI mendapatkan apresiasi atas pelayanan kepada nasabah pada ajang Satisfaction Loyalty Engagement…