Kesejahteraan Karyawan Kunci Prestasi Perusahaan

Sumber Daya Manusia adalah salah satu sumber daya yang sangat potensial untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Untuk mendukung itu, program kesejahteraan karyawan dipercaya akan menjadi kunci untuk mendukung kinerja dan prestasi perusahaan.

NERACA

Berbagai upaya telah ditawarkan oleh kebanyakan perusahaan untuk mensejahterakan karyawannya, mulai dari kompensasi, promosi, gaji, program pelayanan kesejahteraan dan pelatihan. Maklum, manfaat program kesejahteraan karyawan sangat besar. Kesejahteraan yang diberikan kepada karyawan hendaknya mampu mendorong untuk tercapainya tujuan organisasi atau perusahaan.

Seperti yang dilakukan salah satu perusahaan Taxi, PT Express Transindo Utama Tbk atau Express Group, sebagai salah satu pengelola layanan trasportasi darat terkemuka di Indonesia, perusahaan selalu berusaha meningkatkan kesejahteraan para pengemudi dan itu menjadi satu komitmen dari Express Group.

Komitmen inilah yang mendorong Express Group menciptakan sistem kemitraan khusus yang berdampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan para pengemudi.

Hingga tahun 2012, lebih dari 3500 mitra telah menyelesaikan program kemitraan dan mempergunakan opsi mereka untuk membeli unit armada yang mereka gunakan dan menjadi pemilik armada taksi berlogo Express yang tentu saja sudah dirubah peruntukannya menjadi kendaraan pribadi.

Sistem kemitraan yang telah diterapkan oleh Express Group sejak tahun 1997 ini, bahkan telah mendapatkan pengakuan dari salah satu badan PBB, yaitu United Nation Development Program (UNDP) pada 2008 sebagai contoh keberhasilan dari program kemitraan yang dapat membantu program PBB dalam memberantas kemiskinan di dunia.

Sistem kemitraan ini merupakan suatu sistem yang unik, karena menerapkan hubungan kemitraan antara perusahaan dengan para pengemudi taksi dalam kegiatan operasionalnya. Dengan sistem kemitraan ini, para pengemudi yang menjadi mitra perusahaan dapat lebih termotivasi bekerja, sehingga komitmen untuk menyediakan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggan tetap terjaga.

“Bisnis taksi yang dijalankan Express Group ini memang tidak semata-mata untuk mendapatkan keuntungan ekonomi, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup para pengemudi kami melalui skema kepemilikan taksi,” ungkap Presiden Direktur Express Group, Daniel Podiman.

Sistem kemitraan memang sangat memungkinkan para mitra pengemudi untuk meningkatkan kesejahteraannya. Selain dari pendapatan regular, program pembelian unit armada dengan harga pembelian yang menarik bagi para mengemudi juga memberikan banyak keuntungan.

Ia mengatakan, setelah habis masa kontrak, pengemudi akan diberikan pilihan apakah mereka ingin membeli unit kendaraan tersebut. Dengan biaya sebesar Rp7,5 juta, Express akan menyerahkan kepemilikannya secara utuh kepada pengemudi.

Setelah mobil dirubah peruntukannya menjadi mobil pribadi, pengemudi dapat menggunakan unit tersebut sebagai mobil pribadi ataupun menjual kembali mobil tersebut yang umumnya berharga Rp60 juta-Rp70 juta di pasaran.

Buah Kemitraan

Salah satu pengemudi yang telah merasakan manfaat sistem kemitraan ini adalah Syamsudin (40 tahun). Dalam lima belas tahun bermitra dengan Express Group, Syamsudin telah membeli tiga unit mobil dari manajemen Express Group dengan mengikuti program kemitraan selama tiga kali berturut turut.

Padahal awalnya, Syamsudin memulai kemitraan dengan Express Group dalam kesulitan ekonomi karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Setelah membeli unit mobil melalui skema kemitraan, Syamsudin lalu menjual unit yang dia dapatkan dan uang hasilnya digunakan sebagai modal untuk membuka warung kelontong. Saat ini, dengan kondisi ekonomi yang sejahtera, dia bisa menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang universitas. “Dengan kesabaran dan ketekunan, sistem kemitraan yang dipraktekan oleh Express Group telah berhasil memberikan alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga kami,” ungkap Syamsudin.

Program kemitraan ini juga merupakan bukti bahwa Express Group, selain selalu berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif, mendorong para pengemudi untuk mencapai potensi penuh mereka dan menumbuhkan nilai bersama-sama, juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi.

Di tahun 2013 ini, Express Group berencana menambah jumlah armadanya sebanyak 2000 unit, sehingga mencapai 10.000 unit. Tentunya dengan bertambahnya jumlah armada ini, diharapkan semakin banyak pengemudi taksi yang disejahterakan dengan skema kemitraan yang masih akan terus diterapkan oleh Express Group.

BERITA TERKAIT

Kresna Siapkan Capex Rp 400 Miliar - Akuisisi 5 Perusahaan Digital

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis digital, mendorong PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) agresif untuk terus mengakuisisi perusahaan starup.…

BPJS-TK Sumbagsel Gandeng Kejaksaan Tindak Ratusan Perusahaan Nakal

BPJS-TK Sumbagsel Gandeng Kejaksaan Tindak Ratusan Perusahaan Nakal  NERACA Palembang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Wilayah Sumatera Bagian…

Hartadinata Bikin Perusahaan Bidang Pegadaian

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memutuskan untuk membentuk anak perusahaan yang…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…