Harga Rights Issue BII Rp 320 Persaham

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas VI/rights issue di level Rp320 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (25/6).

Disebutkan, perseroan melakukan penawaran umum terbatas dengan menawarkan 4,69 miliar saham seri D atas nama dengan nilai nominal Rp22,50 per saham. Setiap pemegang 12 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perseroan pada 9 Juli 2013 berhak atas satu Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru. Bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam penawaran umum terbatas ini maka akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya dengan jumlah maksimum sekitar 7,69%.

Nantinya, dana yang didapatkan dari hasil penawaran umum terbatas sekitar Rp1,5 triliun.Perseroan akan menggunakan dana hasil penawaran umum terbatas itu antara lain untuk penyaluran kredit dalam rangka pengembangan usaha perseroan.

Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan aksi korporasi ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 27 Juni 2013. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan didapat pada 27 Juni 2013, perdagangan saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Juli 2013, pasar tunai pada 9 Juli 2013.

Sementara itu, perdagangan saham tanpa HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juli 2013 dan pasar tunai pada 10 Juli 2013. Pencatatan untuk memperoleh HMETD pada 9 Juli 2013. Pencatatan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Juli 2013. (bani)

Related posts