PGN Investasikan Dana US$ 265 Juta - Akuisis Kufpec

NERACA

Jakarta-PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengakuisisi Kufpec Indonesia, pemegang 25% participating interest pada blok ujung pangkah PSC dengan nilai transaksi mencapai US$265 juta. Aksi korporasi ini dilakukan perseroan melalui anak usahanya PT Saka Energi Indonesia pada 21 Juni 2013.

Informasi tersebut disampaikan PH Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara, Ridha Abadi dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (25/6). Menurutnya, penandatanganan akuisisi dilakukan di Belanda dengan acara membeli seluruh saham yang dimiliki oleh Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company K.S.C pada Kufpec Pangkah.

Adapun blok Ujung Pangkah terletak di laut Jawa bagian Timur daerah Pulau Madura, dan berjarak 50 KM dari pusat industri di Surabaya. Disebutkan, dalam agenda bisnis tahun ini perseroan serius melakukan pengembangan bisnis usaha dengan masuk ke sisi hulu minyak dan gas melalui penyertaan kepemilikan entitas anak, PT Saka Energi Indonesia (SEI).“Aksi korporasi penyertaan kepemilikan entitas anak, merupakan yang pertama bagi perseroan sebagai bentuk realisasi pengembangan bisnis dan komitmen untuk memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang,” kata Direktur Utama Perusahaan Gas Negara, Hendi Prio Santoso.

Belum lama ini perseroan juga telah menandatangani kesepakatan untuk penyertaan di dua Blok Production Sharing Contact (PSC) dalam negeri. Adapun penyertaan Participation Interest (PI) pertama, yaitu di Blok Ketapang PSC, Jawa Timur, sebesar 20% dari Sierra Oil Services Ltd.

Blok tersebut, lanjut dia, dioperasikan oleh Petronas Carigali yang sekaligus memiliki kepemilikan sebesar 80%. Blok Ketapang PSC ini diperkirakan memiliki cadangan setara dengan 84 juta barel minyak (84MMBOE). Pada puncaknya blok tersebut diperkirakan akan memproduksi minyak sebesar 25.000 barel per hari dan gas sebesar 50 juta kaki kubik per hari. Pihaknya berencana akan memulai produksinya pada tahun 2014.

Perseroan bersama dengan SEI masih mencari peluang lainnya untuk penyertaan di hulu minyak dan gas bumi potensial untuk memperkuat portofolio bisnis energi. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari peningkatan pelayanan kepada pelanggan. (lia)

BERITA TERKAIT

Pan Brothers Catatkan Penjualan US$ 265,81 Juta

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) mencatatkan pendapatan pada semester I/2018 tumbuh sekitar 10% year on year (yoy)…

UNTR Investasikan Dana Rp 13,22 Triliun - Akuisisi Tambang Emas di Sumut

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnis komoditi, PT United Tractors Tbk (UNTR) menyampaikan rencana akuisisi tambang emas Martabe di Sumatera Utara…

Garuda Terbitkan Global Syndicated US$ 300 Juta - Pertebal Kocek Ekspansi Bisnis

NERACA Jakarta – Setelah sebelumnya menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA), rupanya dinilai belum cukup bagi PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hasnur Group Bina Juara Dunia Karate

NERACA Jakarta - Keinginan Fauzan, karateka asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang belum lama ini berhasil memenangi Kejuaraan Dunia Karate Tradisional…

BNI Terbitkan MTN Subordinasi Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - Perkuat likuiditas dalam rangka rangka mendanai ekspansi bisnis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada tanggal 10…

ADHI Kantungi Kontrak Baru Rp 7,45 Triliun

NERACA Jakarta — Sampai dengan Juli 2018, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru Rp7,45 triliun dengan kontribusi…