Acset Indonusa Raup Laba Rp 30 Miliar

Sampai dengan semester pertama tahun ini, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) memproyeksikan laba bersih sebesar Rp30 miliar dari target tahun ini sebesar Rp90 miliar, “Tahun lalu Rp53 miliar laba bersihnya, semester satu itu kira-kira Rp30 miliar. Optimis target akhir tahun bisa tercapai,\" kata Direktur PT Acset Indonusa Tbk, Agustinus Hambadi di Jakarta, Senin (24/6).

Mengenai pendapatan, kata Agustinus, perseroan menargetkan sebesar Rp 1 triliun di tahun ini, atau lebih besar dari realisasi pendapatan di 2012 yakni Rp 670 miliar. Pemasangan target tersebut, didukung dengan berbagai kontrak baru yang sudah dipegang oleh perseroan.

Dia mengungkapkan, perseroan sedang menggarap 11 proyek, seperti St Regis, 18 Office Park, Sahid Life Style Yogyakarta, District 8 Diaphragm Wall, Bahana Office Tower, Tanjung Priok Access Road Section, Continental Tower, Alila Seminyak, TS Suites, New British Embassy, The Pakubuwono dan Setiabudi Sky Garden.\"Kontrak tersebut nilainya mencapai Rp2,4 triliun, diperkirakan hingga akhir tahun kontaknya bisa Rp3 triliun, target kontrak baru sebesar Rp1 triliun lebih,\" tuturnya.

Selain itu, tahun depan perseroan juga berencana akan membagikan dividen kepada pemegang saham. Akan tetapi, besaran dividen yang akan dibagikan perseroan tetap melihat kondisi keuangan perseroan, ekspansi perseroan, serta keputusan dari rapat umum pemegang saham (RUPS).\"Besaran dividen tetap melihat berapa hasil laba bersih perseroan nanti, apa rencana ekspansi kedepan perseroan, dan yang terpenting tergantung persetujuan pemegang saham kami nanti,”paparnya.

Kemudian hasil penawaran saham perdana perseroan, lebih banyak terserap investor domestik dibandingkan investor asing. Dimana 95% pembeli berasal dari investor lokal dan sisanya 5% adalah investor asing.

Kata Direktur Utama Kim Eng Securities, Harry Supoyo, banyaknya investor domestik yang membeli saham PT Acset Indonusa Tbk menandakan kepercayaan masyarakat kepada ACST dan pasar modal Indonesia. \"Investor lokal memberikan sinyal yang tinggi terhadapat PT Acset Indonusa. Sedangkan oversubscribed diatas enam kali,”tegasnya. (bani)

Related posts