Asupan Suplemen Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Seiring gaya hidup modern yang serba praktis serta permasalahan mengenai pola makan anak yang kurang baik, kelengkapan nutrisi dapat ditunjang dengan pemberian suplemen makanan bagi anak-anak. Disinilah peran suplemen tambahan menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan perkembangan anak Indonesia.

“Periode sejak konsepsi sampai usia 2 tahun merupakan window of opportunity (kesempatan emas) untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan. Malnutrisi pada periode ini akan mengakibatkan dampak jangka panjang gangguan pertumbuhan dan penurunan kognitif yang ireversibel,” tutur praktisi dari Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, dr. Klara Yuliarti.

Menurut dia, upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak adalah mencegah kelahiran Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan, MP-ASI yang tepat waktu, berkualitas, dan aman serta pemberian makanan keluarga bergizi cukup & seimbang.

Sementara itu, asupan nutrisi yang lengkap pada 1.000 hari pertama atau dua tahun pertama kehidupan merupakan tahun terpenting untuk tumbuh kembang anak yang optimal, Scott’s sebuah brand suplmen ternama, mengamati bahwa orang tua di Indonesia masih memerlukan edukasi untuk memberikan nutrisi yang lengkap.

“Pemerintah sangat terbuka untuk menjalin kerjasama dengan dunia usaha, organisasi masyarakat, dan lembaga lain dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat dan derajat masyarakat setinggi-tingginya,” tutur Kepala Bidang Advokasi Dan Kemitraan, Nana Mulyana, SKM, M.Kes.

Melalui kampanye “Dari Usia 1 Bersama Scott’s”, Scott’s mendukung edukasi akan pentingnya kecukupan gizi anak di periode emas usia 0-2 tahun untuk meningkatkan status gizi anak Indonesia. Dukungan Scott’s ini telah dikukuhkan bersama dalam penandatanganan nota kesepahaman (MOU) pada bulan Maret 2013 lalu oleh Kementerian Kesehatan dan GlaxoSmithKline.

Sebagai wujud kepedulian tersebut, Scott’s meluncurkan kampanye “Dari Usia 1 Bersama Scott’s” yang sejalan dengan Gerakan Nasional Sadar Gizi yang dicanangkan oleh pemerintah serta SUN (Scalling-Up Nutrition) Movement oleh PBB yang menitikberatkan pada pemberian nutrisi yang lengkap pada 1000 hari pertama kehidupan anak.

SUN Movement merupakan salah satu upaya untuk menangani masalah pokok kesehatan di negara-negara sedang berkembang antara lain masalah gangguan terhadap kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Untuk itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencanangkan program Gerakan Nasional Sadar Gizi yang bertujuan meningkatkan kecukupan gizi anak di Indonesia.

BERITA TERKAIT

Ekspor Tumbuh 12 Persen, Industri Minol RI Rambah Pasar Amerika - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Industri minuman beralkohol (minol) berupaya memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Selain mampu menyumbang cukai yang cukup…

Pendapatan SLJ Global Tumbuh 38,4%

Di semester pertama 2018, pendapatan PT SLJ Global Tbk (SULI) tumbuh 38,4% menjadi sebesar US$ 44,04 juta dibanding priode yang…

Penjaminan Kredit Jamkrindo Tumbuh 22,57%

    NERACA   Jakarta - Perum Jamkrindo mencatatkan volume penjaminan kredit sebesar Rp86,30 triliun sepanjang semester pertama 2018 atau…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Kemenkes Kirim 87 Tenaga Kesehatan Ke Lombok - Tanggap Darurat

Kementerian Kesehatan mengerahkan 87 tenaga kesehatan berasal dari pemerintah pusat, perguruan tinggi, dan rumah sakit daerah dalam upaya tanggap gempa…

Makanan dan Minuman Ini, Baik Untuk Kesehatan Jantung

Menjaga kesehatan jantung merupakan salah satu kunci hidup sehat dan memperpanjang harapan hidup. Pasalnya, penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian…

7 Makanan yang Bikin Pria 'Melempem' di Atas Ranjang

Hanya butuh sedikit cahaya lilin dan beberapa lagu romantis untuk membuat seseorang merasa seksi dan bergairah. Namun cara ini tak…