Produksi Sinartech APP Terserap Pasar 90% - Wakafkan Al-Qur’an

NERACA

Jakarta – Produsen kertas, Asia Pulp and Paper mengklaim, hampir 90% produksi kertas perseroan diserap pasar internasional untuk percetakan Al-Qur’an terutama negara-negara Timur Tengah antara lain Mesir, Turki, Suriah, Lebanon dan pusat percetakan Al-Quran bagi seluruh dunia,”Ini membuktikan bahwa Sinartech, kertas produksi dari Tangerang Selatan berhasil menembus pasar global. Total produksi Sinartech mencapai 10.000 ton per tahun dengan nilai penjualan mencapai US$ 10 juta,”kata Direktur Corporate Affairs and Communications APP, Suhendra Wiriadinata dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Kualitas kertas yang dihasilkan perseroan untuk mencetak Al-Qur’an telah membawa prestasi perseroan hingga mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena diproses dengan mengedepankan kehalalan baik dari bahan baku, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusinya. Pada penggunaan normal, kertas ini dapat bertahan hingga 100 tahun.

Berikutnya untuk menjawab kebutuhan Al-Quran di Indonesia yang mencapai 2 juta eksemplar per tahun, kata Suhendra, perseroan melalui PT Hati Emas bekerjasama dengan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menggelar pemenuhan Al-Qur’an di Indonesia. APP bekerja sama dengan PBNU dan PT Hati Emas mencoba menerbitkan Al-Quran untuk menjawab kebutuhan umat muslim untuk Al-Quran yang berkualitas,” ujar Suhendra Wiriadinata.

APP yang merupakan salah satu pilar usaha Sinar Mas di bidang pulp dan kertas memiliki produk unggulan yang disebut QPP atau Quran Paper dengan merek Sinartech. Kertas ini berkualitas tinggi, dengan tekstur dan kemampuan kualitas cetak yang didesain untuk memenuhi kebutuhan hasil cetak kualitas tinggi bagi Al-Quran.

Selain itu, APP juga mewakafkan Al-Quran. Saat ini APP telah mewakafkan lebih dari 65 ribu kitab suci Al-Quran pada bulan suci Ramadhan. Wakaf Quran merupakan kegiatan tanggung jawab sosial rutin dari APP. Tujuan program ini adalah menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara APP dengan masyarakat. “Wakaf Al Quran yang kami lakukan sejak tahun 2007 hingga sekarang merupakan wujud dari komitmen dan tanggung jawab yang kuat dari APP dalam rangka membangun karakter bangsa melalui aspek spiritual,”tandasnya.

Sementara Direksi PT Hati Emas, Omar Aram menambahkan, untuk kebutuhan dalam negeri, perseroan menargetkan produksi dua juta mushaf setiap tahunnya,”Setiap mushaf yang kami terbitkan, terdapat zakat sebesar 2,5% yang nantinya akan kami berikan kepada PBNU untuk diserahkan kepada LAZISNU,”ungkapnya.

Ketua PBNU Said Aqil Siroj menyambut baik kerjasama ini. Maka dari itu, dirinya mendukung penuh terlaksananya program ini, “Harapan saya mudah-mudahan dengan adanya acara seperti ini mampu menutupi kekurangan kebutuhan umat Islam terhadap kitab sucinya. Saya sangat bersyukur dengan amal yang sangat baik ini,” ujar Said Aqil Siroj. (bani)

BERITA TERKAIT

Kawasan Produksi dan Pasar

Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Industri dan Perdagangan Apakah ini yang akan kita bentuk sebagai episentrum kedigdayaan ekonomi Indonesia di masa…

Ford Tangguhkan Produksi Truk Terlaris di AS

Ford menangguhkan produksi F-150, truk terlaris di Amerika Serikat (AS), menyusul krisis waralaba suplai. Kabar itu, diumumkan melalui konferensi telepon…

Xiomi Redmi S2 Resmi Diperkenalkan Di Pasar Indonesia - Bidik Kalangan Menengah

Smartphone Xiaomi Redmi S2 akhirnya secara resmi telah diperkenalkan dan membidik segmen menengah dan entry-level. Dukungan fitur kamera AI atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

GMF Bukukan Laba Bersih US$ 7,4 Juta

Pada kuartal pertama 2018, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan pendapatan operasional senilai US$115,9 juta. Perolehan tersebut…

Investor di Bali Targetkan Tumbuh Merata

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Denpasar menyasar pertumbuhan merata jumlah investor saham di Bali untuk mendorong tingkat literasi dan inklusi…

Sepekan Nilai Kapitalisasi Pasar Turun 2,68%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan kemarin mengalami koreksi 2,91% menjadi 5.783,31 poin dari 5.956,83 poin…