Mobilitas Massa dan Green Transportation

Kepala Laboratorium Transportasi UI

Ellen Sophie Wulan Tangkudung

Mobilisasi Massa Harus Ditunjang Green Transportation

Jika tak segera diwujudkan suatu sistem dan jaringan transportasi umum yang terpadu, tidak hanya di Jakarta, tapi juga terintegrasi dengan wilayah sekitarnya, Kota Jakarta tetap macet dan jalanan terus makin dijejaki mobil-mobil baru buatan Jepang. Sistem dan jaringan transportasi yang terpadu itu dielaborasi dalam konsep green transportation.

Kepala Laboratorium Transportasi Universitas Indonesia Ellen Shopie Wulan Tangkudung mengingatkan para pengelola pemerintahan di pusat dan Provinsi Jakarta bahwa kota ini akan semakin tampak tua, semakin padat, semakin panas oleh polusi, dan tidak ramah lingkungan.

Menurut dia, wajah kota dapat dilihat secara langsung dari sisi transportasi dan jalan rayanya. Dan Jakarta, saat sudah dipimpin oleh Gubernur Joko Widodo pun masih butuh waktu untuk mengurainya menjadi tidak macet, tidak polusi, tapi indah, nyaman, dan aman. “Butuh keberanian untuk menata dan mengubah wajah transportasi di Jakarta agar makin bersahabat aman, dan nyaman,” kata Ellen, kepada Neraca.

Makin bosan dengan kemacetan, kata Ellen, orang pun mulai beralih menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi alternatif yang paling efektif menembus kemacetan, lebih hemat, dan bisa menjangkau semua tempat. Membanjirnya sepeda motor, berpacu bersama masih beroperasinya kereta listrik (KRL) yang di Jabodetabek baru mampu mengangkut sekitar 500 ribu penglaju (commuter) setiap hari. Selain KRL, saran transportasi massal yang kini menjadi andalan adalah bus Transjakarta. Sebanyak 12 dari 15 koridor yang direncanakan, bus Transjakarta dengan rute sejauh 172 km itu saat ini hanya mampu mengangkut 400 ribu orang per hari.

Sedangkan total jumlah perjalanan orang Jakarta dan daerah sekitar ke Jakarta diperkirakan sudah lebih dari 30 juta tiap hari. Akibatnya, nyaris tiap hari penumpang berdesak-desakan di dalam bus TJ maupun di KRL. Selebihnya melenggang dengan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil.

Polda Metro Jaya merilis, sebanyak 98,8% jumlah kendaraan yang beredar di jalanan di Jakarta dan sekitarnya adalah kendaraan pribadi Hanya 1,2% kendaraan umum dari jumlah kendaraan bermotor yang melintas di jalan raya di Jakarta sebnyak 15,3 juta unit . Alhasil, kemacetan di mana-mana karena banyak kursi kosong di mobil-mobil pribadi yang melintas. “Karena itu, kini saatnya kita mendambakan sarana transportasi umum massal yang nyaman, aman, dan terjangkau, itulah konsep green transportation,” kata Ellen yang juga aktif di Masyarakat Trasportasi Indonesia (MTI).

Green transportation adalah angkutan umum massal yang ramah lingkungan karena menggunakan bahan bakar yang rendah emisi, yaitu bahan bakar gas (BBG) maupun bertenaga listrik. Transportasi yang ramah lingkungan lainnya adalah sepeda. Jika jarak dekat, cukup berjalan kaki saja. Karena itu harus ditunjang areal pedestrian (trotoar) yang manusiawi, yang luas, bebas sepeda motor, tidak diserobot sebagai tempat parkir maupun pedagang kaki lima (PKL), serta teduh, karena dilindungi pepohonan hijau. (saksono)

BERITA TERKAIT

Pergerakan Modal, Akuisisi dan Merger

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri   Ketika kekuasaan bersatu dan bekerjasama dengan pengendali modal global membangun perekonomian…

Bencana dan Infrastruktur

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo Bencana beruntun yang terjadi di republik ini menyisakan…

Fintek Crowde Raih Pendanaan dari Jepang dan Korsel

      NERACA   Jakarta - Crowde, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang pertanian mengumumkan penerimaan pendanaan awal atau…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Perlu Kembangkan Instrumen Pembiayaan Bencana

Nanti dalam Pertemuan Tahunan IMF-WB akan dikumpulkan para ahlinya, supaya Indonesia bisa ciptakan instrumen baru antardaerah yang bisa masuk dalam…

Simpati Mengalir Dari Pemimpin Dunia

  Jumat (28/9) sore menjadi hari kelabu bagi masyarakat Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah karena wilayah tersebut diguncang gempa berkekuatan…

Korea Beri Bantuan Kemanusiaan US$1 Juta

Pemerintah Republik Korea (Korea Selatan) akan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar satu juta dolar AS kepada pemerintah Republik Indonesia terkait bencana…