ANZ Luncurkan Laporan Penelitian "Moneyminded"

NERACA

Jakarta- PT Bank ANZ Indonesia (ANZ) meluncurkan laporan hasil penelitian Program MoneyMinded yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. \"Laporan tersebut mengungkapkan bahwa program MoneyMinded membuat pesertanya mulai bisa menabung, merencanakan keuangan dan optimistis terhadap masa depan keuangannya,\" kata CEO ANZ Indonesia Joseph Abraham, di Jakarta, Rabu (19/6).

Abraham menjelaskan Program MoneyMinded merupakan program literasi keuangan yang dikembangkan ANZ Group dan dianggap sebagai sarana meningkatkan pengetahuan keuangan di Australia. Dia mengatakan hasil program itu dituliskan melalui laporan berjudul \"The Impact Report of MoneyMinded Indonesia\" yang merupakan hasil penelitian ANZ berkerja sama dengan Universitas Gadjah Mada terhadap 152 peserta di daerah Jakarta dan sekitarnya.

\"Program tersebut mengukur perilaku peserta dalam mengelola keuangan sebelum dan sesudah mengikuti program MoneyMinded,\" katanya. Menurut Abraham, hasil penelitian menunjukkan hubungan kuat antara pengelolaan uang yang lebih baik dan optimisme peserta terhadap masa depannya. \"MoneyMinded merupakan bagian dari komitmen ANZ untuk membantu masyarakat tidak mampu mendapatkan kemampuan pengelolaan uang. Di Indonesia ANZ fokus bekerja sama dengan organisasi nirlaba yang mendukung remaja dan perempuan yang belum mengenal sistem keuangan,\" ujar dia.

Abraham mengatakan beberapa temuan ANZ dalam penelitian Program MoneyMinded antara lain, 95 persen responden merasa bahwa mereka memiliki kemampuan mengelola uang lebih baik setelah mengikuti program. Selain itu 57,9 persen responden mulai bisa menabung dan sebanyak 54 persenya bisa menabung lebih banyak setelah mengikuti program.

Di sisi lain hampir 60 persen responden memiliki pandangan lebih baik terhadap masa depan setelah mengikuti program, dan sebanyak 85,2 persen merasa percaya diri dengan pengelolaan uang. \"Kebanyakan mengalami peningkatan kepercayaan diri dan sadar. Mereka bisa langsung mempraktikkan kemampuan pengelolaan uang dan penganggaran belanja untuk mencapai tujuan hidupnya,\" katanya.

Peneliti program MoneyMinded dari Universitas Gadjah Mada Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa hasil penelitian sangat menggembirakan. Dia mengaku senang melihat progran sederhana itu sangat efektif dalam memberdayakan masyarakat agar bisa mendapatkan kehidupan lebih baik. Saat ini program MoneyMinded telah mencakup 200.000 orang di 14 negara, seperti Australia, Selandia Baru, Hong Kong, India, Indonesia dan beberapa negara Asia Pasifik lain. Di Indonesia sendiri, program ini pertama kali diperkenalkan pada Maret 2012. [sylke]

BERITA TERKAIT

GNA Group Luncurkan Perumahan Golden Hills - Bidik Pasar Pasangan Milenial

NERACA Serpong - Menyusul kesuksesan pengembangan beberapa kawasan hunian di wilayah Jabodetabek, pengembang GNA Group kembali meluncurkan kawasan perumahan modern…

Laporan Belanja Pajak, Langkah Maju "Good Governance"

Oleh: Andi Zulfikar, Staf KPP Pratama Bantaeng Ditjen Pajak *)             Sebuah langkah maju dilakukan pemerintah dengan menerbitkan Laporan Belanja…

HUT ke 31, BRI Life Luncurkan 4 Produk

      NERACA   Jakarta - Untuk memenuhi kebutuhan para nasabah, PT Asuransi BRI Life meluncurkan 4 (empat) produk…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Sempat Menguat, Rupiah Kembali Melempem

      NERACA   Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, melemah…

Gaet JCB, CIMB Niaga Luncurkan Precious Card

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bekerjasama dengan PT JCB International Indonesia…

Tingkatkan Literasi Keuangan, Mobil Prestasi Muamalat Sambangi Sekolah

    NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Muamalat) menyadari pentingnya pembangunan karakter anak bangsa melalui pendidikan.…