Alkindo Catatkan Penjualan Tumbuh 14%

Perusahaan kertas, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mencatatkan penjualan sepanjang tahun 2012 sebesar Rp 279 miliar atau tumbuh 14% dibandingkan tahun lalu hanya sebesar Rp 244 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Bandung kemarin.

Disebutkan, meningkatnya penjualan tahun lalu disebabkan oleh meningkatnya penjualan lokal perseroan dan meningkatnya penjualan dari entitas anak usaha. Dimana penjualan ekspor berkontribusi 12% dari total penjualan. Disamping itu, positifnya pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,5% juga memberikan sentimen positif terhadap penjualan perseroan.

Selain itu, perseroan juga membukukan laba tahun 2012 tumbuh 52% dibandingkan tahun lalu. Sementara aset mengalami kenaikans sebesar 12% dari 164 miliar di tahun 2011 menjadi 184 miliar di tahun 2012. Hal ini terutama disebabkan oleh penambahan aktiva tetap untuk meningkat produksi perseroan.

Kemudian liabilitas juga mengalami kenaikan sebesar 9% dari 82 miliar di tahun 2011 menjadi 90 miliar di tahun 2012. Namun melalui pengelolaan yang baik, kenaikan liabilitas tidak berdampak signifikan. Kedepan untuk meningkatkan kinerja perseroan, akan fokus meningkatkan efisiensi di segala bidang, terus melakukan inovasi terhadap setiap produk, mencari alternatif pembiayaan yang lebih murah, peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM). Dan terakhir secara dinamis dan kreatif mempelajari dan melakukan diversifikasi produk, target market dan membuka peluang untuk melakukan akuisisi lini bisnis baru. (bani)

BERITA TERKAIT

LG Targetkan Penjualan AC Komersil Naik 30% - Sertifikasi Uji Hemat Listrik

      NERACA   Jakarta – PT LG Electronics Indonesia (LG) baru saja mengantongi uji hemat listrik dari lembaga…

Ekspor Tumbuh 12 Persen, Industri Minol RI Rambah Pasar Amerika - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Industri minuman beralkohol (minol) berupaya memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Selain mampu menyumbang cukai yang cukup…

Pendapatan SLJ Global Tumbuh 38,4%

Di semester pertama 2018, pendapatan PT SLJ Global Tbk (SULI) tumbuh 38,4% menjadi sebesar US$ 44,04 juta dibanding priode yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Dana Rp 1,3 Triliun - JLB Tawarkan Kupon Obligasi Hingga 10%

NERACA Jakarta – Operator jalan tol, PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) melakukan penawaran umum obligasi I Jakarta Lingkar Baratsatu Tahun…

GEMS Bukukan Laba Bersih US$ 67,82 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang semester pertama 2018, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 32,33% year…

Fitch Ratings Kerek Peringkat TELE Jadi BB-

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan membaiknya kinerja keuangan, lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia menaikkan peringkat perusahaan distribusi ponsel dan gawai, PT…